28 Sep 2020 - 954 View
Jakarta |RedaksiDaerah| - Puji dan syukur kita bersama-sama panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala rahmat dan hidayahnya, hingga kita terhidar dari berbagai musibah dan telah di terbitkannya Surat Keputusan (SK) resmi dari KEMENKUMHAM RI atas pengukuhan Alicia Djohar dan jajarannya sebagai Ketua Umum Parfi yang sah dan resmi untuk periode 2020-2025.
Humas Parfi Evry Joe mengatakan, sebuah pengharapan yang panjang diiringi niat baik dan jiwa besar seorang Alicia Djohar sebagai Ketua Umum Parfi periode 2020-2025, yang mana di pilih secara Konstitusional yaitu melalui Kongres Parfi ke XVI di Hotel Maharaja Jakarta pada tanggal 10 Maret 2020 yang lalu.
Namun disaat Alicia Djohar dengan penuh tanggung jawab dan konsistensinya untuk menjalankan roda Organisasi profesi Artis Film tersebut, tidaklah semulus di saat para Anggota memilih ia sebagai Ketua Umum Parfi, selalu saja banyak batu sandungan dan cobaan yang datang silih berganti menerpa beliau. Seperti banyak orang bijak mengatakan, tidaklah mudah untuk mejadi seorang pemimpin, terang Evry Joe.
Hal itu terbukti berbagai godaan orang yang ingin mengoyangkan kursi Ketua Umum (Ketum) dengan berbagai cara dan strategi yang dilakukan, seperti contoh di awal-awal beliau mulai aktif menjalankan mekanisme Organisasi, kehebohan tidak populer pun datang menerpa dari pengurus yang baru ia susun, tiba-tiba ramai-ramai mengundurkan diri dengan berbagai fitnah dan sumpah serapa. Cobaan awal yang berat untuk seorang Pemimpin, jelas Evry Joe kepada media ini, Senin (28/09/20).
Lanjut Evry Joe, Sementara itu, ini ibarat bayi yang baru lahir, ia juga belum memiliki kekuatan apa-apa, dan sebagai manusia sosial tentu saja ia punya kekurangan yang semestinya diperkuat oleh para pendampingnya sebagai pengurus, bukan justru dilemahkan dengan berbagai kritikan yang tidak membangun.
Dan di tambah situasi dan Kondisi Tanah Air tercinta yang sedang di landa musibah besar yaitu wabah pandemi Virus Corona (Covid-19) yang datang tiba-tiba menghantam Republik Indonesia, yang justru sedikit berpengaruh kepada keaktifan kinerja Pengurus Besar Parfi di bawah Kepemimpinan Alicia ini, ucap Evry Joe.
"Mau tidak mau, suka tidak suka, seluruh bangsa harus mentaati aturan PSBB yang di keluarkan Pemerintah, ujar Evry Joe.

Sambil terus berbena diri dan tak kenal putus asa seorang Ketum Alicia Djohar, terus aktif menyempurnakan struktur Organisasi Parfi walaupun ada kendala. Tetap saja mengikuti langkah seperti berita Hoax, fitnah dan isu-isu negatif datang tampa diundang. Terutama dari orang-orang yang tidak merasa puas atas keberhasilan Alicia yang terpilih sebagai Ketua Umum dalam Forum tertinggi yaitu Kongres Parfi, ungkap Evry Joe.
Untuk itu, Ketum Alicia selalu di hembuskan isu-isu negatif dan berita hoax, baik melalui medsos seperti whatsApp, facebook, dan lain-lainnya yang datang silih berganti. Ada saja akal negatif para pembuat gaduh. Tapi hebatnya, Ketum Parfi Alicia Djohar selalu saja berpesan, jangan di tanggapi negatif, toh mereka saudara kita juga dan kita tahu betul bebet bobot dan rekam jejak mereka itu !, imbuh Evry Joe sambil meniru ucapan Ketum Parfi Alicia.
Dan sampai gangguan puncak tertinggi mereka kepada Alicia Djohar adalah legalitas Ketua Umum yang di sandang Alicia itu di ragukan legalitasnya. Padahal secara Konstitusional, sesungguhnya merekalah sebagai pelaksana penyelenggara Kongres Jakarta dan mereka juga yang ikut memilih Alicia Djohar hingga terpilih sebagai Ketua Umum Parfi dalam Korum dan Forum yang tertinggi dan terhormat sebuah Organisasi yaitu Kongres, pungkas Evry Joe.
Evry Joe juga menyampaikan, Sebetulnya ini tidak masuk akal kalau mereka sendiri yang mengatakan Inkonstitusional. Aneh tapi nyata, tapi itulah kenyataannya isu yang selalu mereka gaungkan bahwa legalitas dari KEMENKUMHAM RI tidak akan pernah di berikan untuk Alicia Djohar. Senjata itulah yang selalu di hembuskan oleh orang-orang yang punya kepentingan lain terhadap Parfi dan lainnya. Sampai-sampai ada yang berani potong kuping kalau legalitas untuk Alicia Djohar sebagai Ketua Umum Parfi diterbitkan KEMENKUMHAM RI.
Terutama mereka-mereka yang ingin mengskriditkan nama besar Parfi, agar kesannya selalu gaduh, tidak pernah damai dan kalau itu berhasil. Ada klompok tertentu tertawa dan terbahak-bahak. Karena visi misi mereka untuk menkrisditkan Parfi sebagai Insan Perfilman Indonesia berhasil. Untuk pengertian lebih luas, hingga citra Parfi selalu buruk di mata masyarakat luas maupun Pemerintah, kata Evry Joe.
Namun Allah SWT sudah menjanjikan, orang yang sabar di sayang Tuhan. Ternyata sekarang terbukti yang di tunggu-tunggu datang juga yaitu SK dan Legalitas, pengakuan dari KEMENKUMHAM RI untuk Organisasi Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) di bawah Kepemimpinan Ketum Alicia Djohar dan jajarannya sudah diterbitkan, sudah di akui atas kerja super keras, di sertai niat baik seorang Alicia Djohar sebagai Ketum dan jajarannya mengupayakan berbagai niat baik, doa dan air mata. Bagaimana Organisasi Parfi kembali jaya, berkarya ikut mengisi Kemerdekaan dengan hal-hal yang positif dan tidak lagi di ganggu oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan ingin menghancurkan nama besar Parfi, lanjut Evry Joe.
Semoga di Kepengurusan Ketua Umum Alicia Djohar, kita semakin yakin dan percaya. Justru Parfi semakin kuat dan berkibar, hingga pesona bintang di rumah Parfi kembali bersinar seperti sejak kala. Amin..., tutup Evry Joe. (Rel)
Editor : Aditya
0
0
0
0
0
0