Opini

Labai Karok Piaman I Bagindo Yohannes Wempi

26 Nov 2022, 61 View

Efek Hujan Berturut-turut, Jalan Daerah Hingga Jalan Nasional Berlobang

Labai Karok Piaman I Bagindo Yohannes Wempi

Daerah Sumatera Barat mengalami musim hujan berkepanjangan. Sudah hitungan satu bulan turun hujan diiringi badai. Masyarakat sudah lama tidak melihat matahari penuh akibat hujan terus-menerus tak henti-hentinya.

Hujan yang terus-menerus tersebut menimbulkan bencana banjir, bencana lonsor dan terjadi juga jalan aspal yang awalnya mulus, sekarang sudah berlubang-lubang, pada akhirnya menghambat kelancaran lalu lintas dan transportasi.

Secara teori, jenis kerusakan jalan aspal yang berupa retak lelah dan deformasi terdapat dihampir semua lapisan jalan, terutama bisa ditemui di jalan-jalan nasional, jalan propinsi dan jalan daerah kewenangan kabupaten dan Kota. 

Penyebabnya tak lain banyaknya kendaraan yang lalu lalang. Beban kendaraan yang mengakibatkan disetiap lapisan perkerasan terjadi regangan dan tegangan. Jalan kendaraan yang terus melintas pada akhirnya membuat munculnya retak lelah serta deformasi.

Jika retak lelah dan deformasi terjadi tersebut, maka ketika musim hujan terus menerus seperti saat ini dipastikan air akan masuk ke dalam retakan dan mengubah retakan menjadi lubang yang semakin lama semakin besar.

Musim hujan, lubang itu dipastikan banyak terjadi diruas jalan Negara/Nasional, Propinsi dan Daerah tersebut. Namun perlu dipahmi dan dimengerti agar tidak terjadi tuduh-menuduh, siapa bertangung jawab dalam memperbaiki kerusakan tersebut maka Penulis akan menjelaskan kewenangan siapa untuk memperbaikinya.

Jalan nasional adalah jalan yang menjadi penghubung antar ibu kota provinsi. Status jalan nasional juga diberikan pada jalan strategis nasional dan jalan tol. Nah perlu pembaca ketahui kewenangan jalan nasional berada di bawah Kementerian PUPR.

Bahasa "awaknya" jalan nasional itu diperbaiki, menjadi tangung jawab Presiden, Jokowi, pelaksana teknis untuk Daerah Sumbar adalah kepala balai yang berkantor di Kota Padang.

Berikutnya ada jalan Propinsi yaitu jalan yang menghubungi antara Ibu Kota Propinsi dengan Ibu Kota Kabupaten/Kota dan jalan strategis Propinsi. Jalan Propinsi ini secara teknis kewenangannya diperbaiki oleh Kadis PUPR Propinsi.

Sedangkan ada kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota. Pengertian jalan Kabupaten/Kota adalah jalan yang menghubungkan Ibu Kota Kabupaten dengan Ibu Kota Kecamatan, antar Ibu Kota Kecamatan, Ibu Kota Kabupaten dengan pusat kegiatan lokal, antar Pusat kegiatan lokal, dan jalan strategis Kabupaten. 

Kewenangan jalan Kabupaten berada di bawah Pemerintah Kabupaten. Selan itu, ada pula jalan Kota. Jalan Kota adalah bagian dari jaringan jalan sekunder yang menghubungkan antar pusat pelayanan dalam kota, pusat perlayanan dengan persil (perumahan atau perkebunan), antar persil, dan antar pusat pemukiman di Kota.

Terakhir jalan Nagari atau Desa, terdapat jalan Nagari atau Desa. Jalan Nagari atau Desa adalah jalan terkecil yang menghubungkan antar kawasan atau antar pemukiman.  Kewenangan jalan pihak Pemerintah Nagari dan Pemerintah Desa berada di bawah kewenangan mereka.

Dengan ada penjelasan keberadaan jalan tersebut maka Penulis berharap tidak ada Kepala Daerah saling membuly sesama Kepala Daerah atau menyalahkan pihak-pihak lain. Masyarakat bisa memahami. 

Sekarang mari semua yang berwenang sama-sama memperbaiki jalan yang rusak karena hujan itu melalui anggaran masing-masing dan dipos dana bantuan bencana atau anggaran perawatan jalan rutin. 

Andaikan dana bencana dan anggaran dana perawatan jalan itu kurang, permintaan masyarakat agar Anggota Dewan yang terhormat secepatnya mengalokasikan dana untuk perbaiki jalan berlobang tersebut. Jika perlu demi rakyat Sumatra Barat alihkan dan dipakai dana PoKir Dewan untuk perbaiki jalan aspal.

Penulis  : Labai Korok Piaman I  Bagindo Yohannes Wempi
Editor   : Tim Redaksi

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih