3 Mar 2021 - 1876 View
Taneh Karo, Redaksidaerah.com
Warga Simpang Aji Jahe Desa Sumber Mufakat, di kejutkan dengan melihat Wanita dalam keadaan lemas, dan disampingnya ada tiga anak yang masih kecil, setelah mengetahui dari Kartu Identitasnya, ibu tersebut bernama Hernida Samosir, kelahiran Bagan Siapi, 02-03-1992, Warga melihat dia dalam keadaan lemas, Rabu (03/03/2021) di Simpang Aji Jahe, Desa Sumber Mufakat Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo Sumatera Utara.
Menurut salah satu warga, Ita Ribuna mengatakan " begitu kami melihat dia dalam keadaan lemas, Saya langsung menelepon Ketua Yayasan Anak Bangsa Sumatera Utara, Bapak Erianto, berkali - kali aku telepon, HP dia tidak aktif, kami berinisiatif menaikkan ke mobil dan langsung mengantar ke Yayasan Anak Bangsa, oleh staf di sana langsung di arahkan ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe, kamipun langsung beranjak membawa mereka ke RS " ujarnya.
Ita Ribuna menambahkan " Disana kami sudah merasa lega dan tenang, karena sudah ada yang mendampingi dari Anak Bangsa, BAIN HAM RI Kabupaten Karo, juga rekan - rekan Jurnalis, dan si Ibu pun di tangani dengan baik, oleh pihak Rumah Sakit menyarankan agar ibu itu diopname " ujarnya.
Sementara Korban Hernida Samosir mengatakan " Perut saya sakit Pak, saya datang dari Siantar, mau mengantar anak saya ke Aceh, Bapaknya asli orang sana, di saat media Redaksidaerah.com menanyakan berapa anaknya, Br Samosir mengatakan, Anak saya empat, satu masih berumur 2 Bulan, aku tinggal sama opungnya " ujarnya.
Ketua DPD BAIN HAM RI Kabupaten Karo, Tekwasi mengatakan " ini demi kemanusiaan kita akan mendampingi Ibu ini sampai sembuh, dan nanti kita tanya mau kemana dia diantar, yang penting dia sehat dulu, dan ke tiga anaknya sudah aman dan sudah bersama Dinas Sosial Kabupaten Karo, tadi sudah di antar oleh Ketua Yayasan Anak Bangsa Sumatera Utara, Pak Erianto Perangin Angin " ujarnya.
Tekwasi menambahkan" ini sudah berjalan dengan baik, Pihak Dinas Sosial sudah menanggung jawabi semua, termasuk biaya ibu ini di rumah sakit, dan anaknya tidak akan terlantar lagi, " tutup. Tekwasi
Erianto Perangin Angin
33
1
4
1
1
19