Redaksi Sumut

Ummat Kristiani Berduka..!!!,Tokoh Agama Pendeta DR SAE Nababan Tutup Usia

9 Mei 2021 - 1700 View

 


   Karo, RedaksiDaerah.com

  Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Ummat Kristiani, khususnya Jemaat HKBP karena seorang Tokoh Agama Nasional dan juga Internasional, Pendeta Soritua Albert Ernst (SAE) Nababan tutup usia, Sabtu (08/05/2021)  sekitar pukul 16.18 Wib di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, yang sebelumnya sempat mendapatkan perawatan beberapa hari, diketahui Pendeta ini mengalami gangguan pernafasan. 

   Mewakili Pengurus dan Seluruh Jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP)  Runggun Berastagi Kota mengucapkan turut berduka cita sedalam -dalamnya, atas berpulangnya ke Rumah Bapa di Surga, Pdt.DR.S.A.E Nababan, Mantan Ephorus Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) dan  Ketua Umum PGI " ujar Ketua Runggun GBKP Berastagi Kota, Pt Kenal Sembiring Milala, Minggu (09/05/2021) di Berastagi Tanah Karo Sumatera Utara. 

 Pdt Neltiana Br Sembiring S.Th mengatakan " selamat jalan Pendeta, semoga damai bersama Bapa di Surga, dan buah pikiranmu yang sudah di sebarkan kiranya tetap hidup melintas jaman, dan munculah generasi - generasi yang menyerupaimu, selamat jalan Pendeta, Tuhan telah menyambutmu" ujarnya.

 Sementara  Pt.Em Sem Anthonius Milala juga mengucapkan dukanya yang sangat mendalam, Selamat Jalan Oppung Pdt DR SAE Nababan, Mantan Ephorus HKBP,  Mantan Presiden Dewan Gereja Asia, Mantan Wakil Presiden Dewan Gereja Sedunia, Oppung Setia Sampai Akhir, " ujar Pt Em yang juga mantan Ketua Yayasan Perguruan Kristen Masehi Berastagi ini. 

"Ikut erceda Ate" Pendeta   punya pelayanan yang luar biasa ,seorang Pendeta Pemikir, Dia adalah seorang tokoh yang berpengaruh di Indonesia maupun di Luar Negeri," ujar Pt Em. Terang Sembiring Milala. 

   Sedikit rangkuman yang di dapat oleh RedaksiDaerah.com, Pdt SAE Nababan,kelahiran tahun 1933, mencicipi pendidikan di STT Teologi Jakarta, kelulusan 1956 menyandang gelar Sarjana Teologia, dan pernah mendapat beasiswa, melanjutkan pendidikannya di Universitas Heidelberg, disana beliau mendapatkan lagi gelar Doktor Teologia sekira pukul 1963, dan pada tahun 1987-1998 Pendeta ini terpilih sebagai Ephorus HKBP, pada tahun 1967-1984 menjadi Sekretaris Umum PGI, dan pada 1984-1987 beliau menjadi Ketua Umum MPH PGI.

   Pendeta DR. SAE Nababan terkenal sebagai Pendeta Pemikir, salah satu senior yang sangat dihormati, dikala pada zaman melawan rezim otoritet Soeharto, dimana disana sempat terjadi konflik yang memakan sejumlah korban, kehancuran banyak Gedung Gereja ,dan menjadi dualisme perpecahan masyarakat Batak, dan sempat melahirkan aktivis yang kemudian terlibat dalam penggulingan Soeharto di akhir tahun 90 an. 

  Pendeta ini juga terpilih menjadi salah seorang Presiden WCC, pada sidang raya ke 9 Dewan Gereja  se - Dunia di Porto Alerge, Brazil pada tahun 2006 yang silam. 

  Pendeta Soritua Albert Ernst (SAE) Nababan meninggalkan satu Istri, Alida Nababan, dan tiga orang anak serta enam orang cucu. 

Reporter : Erianto Perangin Angin

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

1

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

2

Lucu
angry

0

Marah
sad

7

Sedih