22 Jun 2021 - 131 View
Karo, RedaksiDaerah.com
Solidaritas secara spontanitas yang digelar oleh Para Jurnalis Tanah Karo Simalem, terkait ada beberapa yang telah terjadi kekerasan terhadap Pers di wilayah Sumatera Utara, intimidasi, pembakaran rumah, pembakaran mobil, dan terakhir perengutan nyawa secara tidak wajar, Salah seorang wartawan yang juga pemilik Media Online Lassernewstoday.com , Mara Salem Harahap,(42) yang akrab di panggil Marsal di duga ditembak Orang Tidak di Kenal (OTK) di dalam mobilnya, tidak jauh dari rumahnya di Huta 7 Pasar 3 Nagori Karang Anyer Kabupaten Simalungun Sumatera Utara.
Kekerasan terhadap Pers atas hilangnya nyawa Marsal Harahap ini mendapat kecaman, kutukan dan perhatian Nasional, dimana - mana Pers melakukan aksinya, begitu juga di Kabupaten Karo, keterpanggilan para jurnalis yang merasakan, membuat rapat dan terbentuk forum dadakan dan spontan yang dinamai "Solidaritas Journalist Tanah Karo" yang akan melakukan aksi damai terkait adanya kekerasan (Kriminalisasi) terhadap para Jurnalis di Sumatera Utara, usai rapat langsung tancap gas menyerahkan Surat Pemberian Aksi Damai, Senin(21/06/2021) Ke Mapolres Tanah Karo Jalan Veteran Kelurahan Kampung, Dalam Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Surat Pemberitahun Aksi Damai ini langsung diterima oleh Kapolres Tanah Karo, AKBP Yustinus Setyo.SH, SIK , aksi ini rencananya dilaksanakan, Kamis (24/06/2021) dimulai pukul 16.00 Wib dengan titik kumpul di Makam Pahlawan, Jalan Veteran Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Kabanjahe dengan rute tujuan, aksi damai ke Polres Tanah Karo dan tetap mengikuti protokol kesehatan (Prokes)
Penanggung Jawab aksi, Sutra Sembiring mengatakan " kita sudah memberikan surat pemberitahuan bersama rekan - rekan dan sudah diterima, tinggal memantapkan dan persiapan, tinggal mengkordinir rekan - rekan dan saling kerja sama untuk menyukseskan aksi kita ini " ujarnya.
Penanggung Jawab Aksi lainnya, Lia Hambali menjelaskan " kalau aksi ini bentuk spontanitas dan kita akan melakukan persiapan yang sederhana, dengan alat peraga Spanduk 1 buah, Karton bertulisan berbentuk penyampaian sebanyak 10 lembar, Pita pengenal ,Alat pengeras suara (Toa) dan peserta dilaporkan sebanyak 200 orang dan diwajibkan pakai masker. dan kita tidak akan menganggu ketertiban umum, agar tidak merugikan masyarakat " ujarnya yang diamini oleh Kordinator Lapangan (Korlap) Jhon Ginting.
Didalam Aksi ini "Solidaritas Journalist Tanah Karo sudah menyiapkan beberapa rekan untuk orasi " diisi oleh dua wanita Jurnalis yang memang terlihat vokal , Mawar Rita Br Ginting Dan Anita Manua, serta ada tiga Jurnalis lagi, Tekwasi Sinuhaji, Nanang dan Terkelin Bukit.
Reporter : Erianto Perangin Angin
0
0
0
0
0
0