13 Jul 2021 - 311 View
Karo, RedaksiDaerah.com
Pimpinan Anak Cabang Posko Perjuangan Rakyat ( PAC POSPERA) Kabanjahe kunjungi korban kekerasan dan pencabulan yang dilakukan oleh ayah tirinya sendiri, Selasa (13/07/2021) di Desa Nageri Kecamatan Munte Kabupaten Karo Sumatera Utara.
Rombongan yang langsung dipimpin oleh Ketua PAC Posko Perjuangan Rakyat ( POSPERA) Kecamatan Kabanjahe, Rianto Ginting didampingi Wakil Ketua Erianto Perangin Angin dan Bendahara Agnes Nababan,beserta pengurus lainnya sampai ditujuan sangat terharu dan merasa miris melihat keadaan orang tua korban, korban dan adik - adiknya yang masih kecil.
Ketua PAC POSPERA Kabanjahe, Rianto Ginting mengatakan" tujuan kedatangan kami untuk memberi dukungan moral, semangat terutama buat Ibu Korban, Ani Purwati (32) ,tetap kuat, sabar dan tabah menghadapi cobaan ini, serta akan mendampingi dan mengawal kasus ini sampai selesai, supaya penegak hukum bekerja profesional dan kita memberi dukungan kepada pihak terkait agar mendapatkan pendidikan," ujar Rianto Ginting.
"Tetap semangat ya dekku, walau cobaan ini datang tapi percayalah Tuhan merencanakan sesuatu yang indah, dan tetap semangat sayangi Ibu dan jadilah anak yang bermanfaat dan jangan menyimpan dendam terhadap ayah walau sudah dibuat begini" ujar Bendahara PAC POSPERA Kabanjahe, Agnes Nababan, dengan menitikkan air mata.
Sementara Wakil Ketua POSPERA Kabanjahe, Erianto Perangin Angin mengatakan, kedatangan ini dengan spontanitas, dan adapun sedikit bantuan ini sekedarnya, dan tujuan kami kemari adalah ketemu dan berharap jangan pernah merasa sendiri, dan kami siap mendampingi juga akan megandeng teman - teman yang lain agar sama - sama peduli dan kita ini keluarga, tetap semangat, banyak berdoa "ujarnya.
"Banyak terimakasih buat semua rombongan, sebenarnya aku tidak sanggup menghadapi ini semua "ujar Ibu Korban Ani Purwati sambil menangis, tidak ada yang mempedulikan kami, terlebih dari keluarga ayahnya, terimakasih atas kepedulian ini, aku tidak bisa membalasnya, tapi Tuhan pasti membalasnya " Katanya.
Pantauan RedaksiDaerah.com, Keadaan rumah yang ditempati terlihat sangat sederhana dan itupun numpang, dirumah inilah Ibu Korban harus berjuang dengan mengasuh anak yang kecil - kecil.
Mengingatkan kita kembali Ayah tiri korban, Darma Saputra Damanik (24) yang sudah menghancurkan masa depan Bunga (11) dan Cantik (08) keduanya nama samaran ,dan kelakuan dia yang setiap hari harus diberi uang Rp 50.000 setiap hari, harus mempertanggung jawabkan perbuatannya, mendekam di Bui Mapolres Tanah Karo, karena sebelumnya sudah dilaporkan oleh Ibu Korban, Sabtu(10/07/2021) dan hari itu juga diamankan Polres Karo.
Reporter : Erianto Perangin Angin.
0
0
1
0
0
0