Redaksi Sumut

Perampokan Dengan Cara Hipnotis Mulai Melakukan Aksinya di Kabupaten Karo

10 Apr 2021 - 495 View

 

Tanah Karo, RedaksiDaerah.com

Di duga perampok dengan cara yang hipnotis melakukan aksinya di Kabupaten Karo, kali ini korbanya merupakan seorang Ibu bernama Indra Haty Br Sitepu (59) , ini menurut pengakuan Anak Korban, Yosephine Sembiring kepada Media,dan sudah menjelaskan di Akun FacebooknyaJumat (09/04/2021)di Kabanjahe Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Yosephine Sembiring menjelaskan " menurut cerita Ibu saya, dia di hipnotis dengan cara memukul pundak Ibu saya, dan mengajaknya masuk ke mobil dan mengajak Ibu saya dengan banyak cerita, terkait soal penukaran uang asing yang akan digunakan untuk persembahan di Gereja, dan Ibu saya bukan mudah terperdaya dan percaya, bahkan dalam masuk kemobil orang asing saja tidak pernah terjadi, tetapi hari itu mengikuti apa yang diminta pelaku " ujarnya

Yosephine menambahkan "awal kejadian ini terjadi,Rabu (07/04/2021) sekira pukul 10.00 Wib -11. 00.Wib pagi hari, dan kejadian ini bukan hal yang baru, Ibu saya turun dari angkutan umum berencana kepajak, dia turun digerbang masuk pajak, depan toko Pupuk Tunas Tani, dan ada seorang pria berbaju biru dari seberang dan wanita berbaju motif (Hijau) dan dua orang lainnya siap mengerjai Ibuku, mereka memulai aksinya dengan mengaku dari Singapura dari perusahaan Oil dan Gas, mau menyumbangkan uang tapi mau menukarnya terlebih dahulu, wanita yang ikut dalam pembicaraan, seolah - olah juga ingin juga menyumbangkan uangnya, karena mengaku kenal dengan Manager Bank BNI Kampung Dalam dan masuk ke mobil, rambutnya sebahu pakai kacamata (Gelap) baju kehijauan, celana hijau lumut dan pakai masker, sementara pria tinggi mengaku maneger Bank BNI, yang akhirnya mobilnya dinaiki Ibuku karena diajak menumpang, mobilnya warna putih, seperti Avanza /Xenia, dan membawa Ibuku menuju BNI Kampung Dalam depan Kantor Camat Kabanjahe, Dekat DPRD Karo, semoga CCTV bisa mencapture poto pelaku " katanya.

Masih kata Yosephine Sembiring "Mereka memainkan drama seolah olah menukarkan uang asing itu, dan membuktikan bahwa uang itu bisa menjadi ratusan juta rupiah, sebagian dipersembahkan dan sebahagisn untuk sipemilik, siwanita juga seolah olah membuktikan dan masuk ke Bank menukar uang, dan mereka meminta Ibu saya mengeluarkan ATM ,tapi Ibu saya tidak memegang ATM juga Buku Tabungan, dan siwanita bilang bagaimana dengan Perhiasan Emas, karena biasanya orang Karo menyimpan uang dalam bentuk perhiasan Emas, ibu terus dipengaruhi, dan kata ibu saya tidak mengerti kenapa dia mengikuti ajakan mereka, Ibu saya diantar ke Rumah dan menyerahkan semuanya, sampai - sampai Cincin dipakai pun yang harus dikeluarin memakai sabun turut serta di ambil, nilai total ada sekitar Rp 500 Juta yang menurut kami nilai yang sangat besar, Ibu saya sadar akan hal ini berselang satu jam usai kejadian setelah ibu saya kembali diturunkan di Pajak Kabanjahe" katanya.

"Tolong kami, karena kejadian ini pasti akan menimpa siapa saja, Ibu saya seorang janda yang tinggal seorang diri, mungkin Ibu saya sudah lama jadi sasaran, ini sangat tidak adil, kondisi ibu saya sangat terpukul dan jiwanya tergoncang, saya bersyukur Ibu saya masih selamat, mereka harus ditangkap, agar korban tidak bertambah, mohon semua kerjasamanya mari kita dukung Polisi agar pelaku tidak berkeliaran, korban pun tidak terus berjatuhan, karena ini bukan hanya Ibu saya yang sudah menjadi korban, tapi ada yang sudah mengatakannya, ada yang sudah melapor dan ada juga yang tidak " ungkap Yosephine Sembiring.

Erianto Perangin Angin

Korwil : Lia Hambali

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

2

Marah
sad

0

Sedih