Redaksi Sumut

Pasca Tawuran, Kompol D.J.Nahaibao Pimpin Sweping Razia Pemuda Bersama Muspika Plus dan OKP Malam Hari.

16 Feb 2021 - 791 View

 

Belawan  ( Medan ) Redaksi Daerah,com - Pasca Tawuran di Belawan Minggu (14/02/2021) kemarin berimbas penekanan pengamanan yang kondusif. Belawan adalah Barometernya Kota Medan di bidang Ekport - Inport  itu bila Kamtibmasnya tidak aman dan kondusif  akan terganggunya perekonomian di Sumut.

Pasca  terjadinya bentrok antar warga kemarin ,pihak Muspika Plus melakukan kordinasi dengan elemen masyarakat dan intansi terkait dan penerapan  sweping razia bagi para pemuda yang kumpul - kumpul di titik rawan tawuran.

Operasi sweping razia malam tersebut Kapolsek Belawan Kompol D.J.Naibaho pimpin langsung dan didampingi Camat Belawan Ahmad .SP.MM dan Den Pom 1-5/-1 Belawan Kapten Rifai  melaksanakan razia pemuda  yang lagi kumpul - kumpul pada jam dini hari.

Operasi Sweping tersebut sebelumnya di Apelkan dihalaman Kantor Camat Belawan Jalan Cimanuk gang 14 Kelurahan Belawan Dua Kecamatan Medan Belawan Kota Medan ( Sumut) Senin ( 15/02/2021) pukul 23.00 wib.

Sejumlah personil yang ikut sweping razia  itu diantaranya Personil Polres Pelabuhan Belawan, Personil Polsek Belawan, Babinsa Koramil 09 , Para Lurah, Kepling, Ketua PAC PP Belawan Misno Anwar dan Ormas.

Operasi tersebut berdasarkan hasil pertemuan Senin (15/02) pagi di aula kantor Camat Belawan dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP DR.MHD.R.Dayan SH.MH mengintruksikan agar Kapolsek Belawan harus melaksanakan Razia pada malam hari dan mengambil tindakan tegas, ucap Kapolres.

Dari Pantauan awak media ini dalam pelaksanaan razia sweping tersebut,tim menyisiri dari jalan Simpang Pangkal Titi Labuhan Deli, Kelurahan Bahari, Simpang Pajak Baru, Jalan Paus Kelurahan Bahagia, hingga sampai di Jalan Stasion tempatnya lokasi Tawuran kemarin. Dari operasi tersebut tidak ditemukan  anak - anak muda yang kumpul hasil nihil.

Keterangan yang dihimpun dari salah seorang Kepala Lingkungan, Riki mengatakan, tempat yang biasa anak - anak muda sering nongkrong di pinggiran Rel Kereta Api tidak nampak kelihatan, begitu juga di persimpangan Kampung Salam dan  Pangkal Titi Labuhan Deli juga tidak ada ditemukan  anak - anak muda yang kumpul - kumpul.

Dari tidak di temukannya para anak muda kumpul - kumpul pada jam dini hari, petugas membubarkan barisan dengan mengambil pos  posisi masing - masing yang sudah ditentukan Muspika Plus guna mengantisipasi bila ada munculnya gejolak lemparan batu.

Reporter   Jakfar/ Lipston

Editor.      Lia Hambali

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

3

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih