Redaksi Sumut

Miris..!!! Seorang Ayah Bertarung Bersama Hari, Mengendong Bayinya Mencari Barang Bekas

13 Feb 2021 - 1132 View

 

Tanah Karo, Redaksidaerah.com

    Di panasnya terik matahari di Ibukota Kabupaten Karo ,Kota Kabanjahe,  membuat banyak warga merasa gerah dan kepanasan,  tanpa sengaja terlihat seorang Laki - laki paruh baya yang membawa bundelan berupa goni, sambil mengendong seorang bayi, Sabtu (13/02/2021) Didepan Mesjid Agung, tepatnya di pelataran Simole Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. 

    Setelah di hampiri Redaksidaerah.com ,Seorang laki - laki ini mengaku bernama  Ian (45) , dan anak yang di gendongnya bernama Phitaloka (1,5) , menjelaskan " kalau sehari - harinya dia mencari barang bekas (Botot)  di seputaran Kota Kabanjahe, bisa tiga kali bolak balik di pasar bang,  dan kita juga sampai di Desa Ketaren " ujarnya 

  Ian menambahkan " kalau  Istrinya baru melahirkan, ya masih kira - kira seminggu, anak saya seharusnya tadi tiga, tapi abangya yang paling besar sudah meninggal ,saya harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari" katanya

   Disaat ditanya oleh Media RedaksiDaerah.com mengapa Phitaloka di bawa ikut serta, mengapa tidak bersama Ibunya di rumah, Ian menjelaskan "mau gimana lagi bang, Ibunya kurang telaten, dia lebih suka sama saya, jadi harus saya bawa,  dan memang penuh resiko di kala dihadapkan dengan cuaca yang silih berganti,  dan juga bisa saja gampang terkontaminasi dengan virus, sewaktu mengorek - ngorek sampah.

   Masih kata Ian " Kalau  Phitaloka harus minum Susu SGM (1-3 Tahun)  , satu kotak satu hari, kadang ada juga warga yang kasihan bang membelikan susunya " ujarnya.

 Warga yang mengaku tinggal di Gang Lontong, kawasan DKR Simpang Enam Kabanjahe ini, mengatakan " Kalau dia belum punya Kartu Keluarga maupun Kartu Tanda Pengenal,  susah ngurusnya bang, harus di sertai surat pindah, sementara saya pernah tinggal sekitar 10 tahun di Desa Kuta Rayat, Kecamatan Naman Teran, sudah pernah di keluarkan KTP,  walau pada saat itu belum Elektric, " ujarnya. 

   Sementara itu Ketua Bidang Peranan Perempuan MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Karo Erna Karo Sekali mengatakan " Sedih sekali melihat keadaanya begitu, tidak terbayang,  ini perlu solusi dari Pemkab Karo, seperti surat - surat datanya harus di permudah, agar kelak anak - anaknya dapat sekolah, tidak terganjal oleh adsminitrasi " katanya. 

  Dengan spontan  Ibu Erna ingin mengendong Phitaloka, tapi sepertinya sudah terlalu dekat dengan ayahnya, sehingga tidak kesampaian, Ketua Bidang Peranan Perempuan ini pun memberi sekedar jajan,  juga membeli susu dan makanan ringan untuk Phitaloka. 

 Erianto Perangin Angin

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

4

Suka
dislike

5

Kecewa
wow

2

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

9

Sedih