9 Feb 2022 - 202 View
Redaksidaerah.com, Belawan
Diduga barang bawaan penumpang Kapal KM Kelud dikemas dengan menggunakan karton rokok merek Surya Pro warna merah sebanyak 3 karton tanpa dokumen lengkap, akhirnya berhasil ditangkap Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Belawan saat dilakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen resmi pada Senin (07/02/2022).
Barang yang mencurigakan ini dibungkus rapi dengan mengunakan karton rokok bermerek Surya Pro warna merah yang diangkat oleh salah seorang porter buruh bagasi, barang mencurigakan ini akhirnya distop oleh salah seorang Tim P2 Bea Cukai Belawan dan dilakukan pemeriksaan, akhirnya barang ini ditahan oleh Bea Cukai.
Pemeriksaan ini terus dilakukan oleh Tim P2 Bea Cukai Belawan guna menghindari masuknya barang terlarang ke Belawan tanpa dilengkapi dokumen resmi.
Melihat barangnya ditahan oleh P2 Bea Cukai Belawan, tiba tiba didatangi oleh seseorang dan sempat terjadi adu mulut dan tarik menarik barang dengan P2 Bea Cukai.
Bebasnya barang mencurigakan lewat melalui pelabuhan penumpang Bandar Deli dikarenakan kurangnya fasilitas sensor terhadap barang penumpang keluar dan masuk di dermaga Bandar Deli.
Ketika dikonfirmasi salah seorang penumpang asal Batam dengan tujuan Belawan yang tinggal di Lubuk Pakam mengatakan "kita bingung juga bang, memang pelabuhan bandar deli ini tidak ada sensor nya jadi para pemain barang illegal adu nasib melalui porter buruh bagasinya, dan buruh bagasinya sudah terkordinir tinggal info saja dideck mana barangnya tiba tiba barang sudah sampai dibawah," ucapnya yang tidak mau dipublikasikan namanya.
Ketika dikonfirmasi melalui Whatsapp Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Doni mengatakan "sampai dengan sekarang belum dilakukan pencacahan pak, masih dalam tahap pengembangan penyelidikan. Mengingat atas barang tersebut belum diketahui siapa pemiliknya", ucapnya
Masih kata Doni "Perlu diingat, bahwa penindakan di lapangan belum ke tahap "penyitaan", tetapi masih dalam tahap "penegahan", dan barangnya kita bawa ke kantor Bea Cukai Belawan", tambahnya
Reporter : LP Sitinjak
Editor : Lia Hambali
0
0
0
0
0
0