26 Apr 2021 - 323 View
Sumut, Redaksidaerah.com - Mahasiswa Aliansi Mahasiswa Pemerhati Nelayan Tradisional (Alam Peta) dan nelayan tradisional belawan meminta Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. R. Z. Panca Putra S, M. Si menangkap para pengusaha pukat trawl yang masih bebas beroperasi dipelabuhan belawan. Akibatnya Aliansi Mahasiswa Pemerhati Nelayan Tradisional (Alam Peta) dan nelayan tradisional kembali melakukan aksi demonya setelah unjukrasa di kantor Wali Kota Medan diluar halaman Mapoldasu
Jalan Tanjung Morawa KM 10.5 Medan, Senin (26/4/2021).
"Hidup Mahasiswa...! Hidup Rakyat...! Hidup Nelayan...! Hidup Rakyat Indonesia...! teriak mahasiswa dan nelayan bersama Mahasiswa dengan gemuruh di depan luar halaman Mapoldasu," teriak Alvin Azhari Lubis Koordinator Aksi Mahasiswa.
Menurut Alvin dengan suara lantang, Poldasu harus benar menyikapi persoalan pemiskinan terhadap masyarakat nelayan tradisional terkhusus di Belawan yang berlangsung puluhan tahun lamanya.
"Kami meminta Bapak-Bapak di kantor ini, punya hati terhadap warga nelayan di belawan. Kami punya data lengkap dan tolong Kepolisian segera turun ke belawan, betapa sengsaranya masyarakat nelayan tradisional," kata Alvin dengan suara bergetar.
Bukan itu saja, selama ini pukat trawl telah mencabik-cabik kehidupan, menyengsarakan dan merusak tatanan perekonomian nelayan tradisional.
"Bapak Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra S harus tegas dan bijaksana serta punya hati terhadap nelayan tradisional sehingga nelayan bisa hidup sejahtera kembali," ungkap Alvin.
Nelayan Simon (56) warga Labuhan, saat ini banyak organisasi nelayan yang hanya menjual kepala nelayan tradisional. Sementara kehidupan nelayan tradisional carut marut akibat terus beroperasinya pukat trawl.
"Ya...Kita lihat kan. Sudah ada orang datang ke kantor ini yang mengatakan pukat trawl tak ada permasalahan. Dia jelas menjual kepala nelayan tradisional. Sementara akibat kegiatan pukat trawl nelayan sering tak melaut," jelas Simon saat berbicara dengan Wadir Intelkam Poldasu AKBP Jhonson Marudut Hasibuan.
Akhirnya orasi nelayan tradisional diterima langsung oleh Wadir Intelkam Poldasu AKBP Jonson Marudut Hasibuan
Saat itu Wadir Intelkam berjanji kepada nelayan tradisional dan Mahasiswa akan menindaklanjuti persoalan pukat trawl tersebut.
Reporter : LP Sitinjak
0
0
0
0
0
0