A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: file_get_contents(/home/u729339658/domains/redaksidaerah.com/public_html/application/cache/categories_lang1): failed to open stream: No such file or directory

Filename: drivers/Cache_file.php

Line Number: 275

Backtrace:

File: /home/u729339658/domains/redaksidaerah.com/public_html/application/helpers/custom_helper.php
Line: 131
Function: get

File: /home/u729339658/domains/redaksidaerah.com/public_html/application/core/Core_Controller.php
Line: 115
Function: get_cached_data

File: /home/u729339658/domains/redaksidaerah.com/public_html/application/controllers/Home_controller.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/u729339658/domains/redaksidaerah.com/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tembok Penahan Jalan Lintas Karo - Langkat Amblas, Kridebilitas PU Pemprovsu Menjadi Gunjingan Warga - Redaksi Daerah

Redaksi Sumut

Tembok Penahan Jalan Lintas Karo - Langkat Amblas, Kridebilitas PU Pemprovsu Menjadi Gunjingan Warga

17 Des 2020 - 92 View


     

Karo,Redaksidaerah.com-  Tragedi amblasnya tembok penahan jalan lintas Karo - Langkat, Kabupaten Karo menyita perhatian warga sekitar dan masyarakat yang melintas di jalan tersebut. 

Tembok penahan jalan yang di bangun kurang lebih 2 tahun itu diduga dibangun asal jadi tanpa kualitas yang memadai.

Dari data yang dihimpun awak media, dilokasi jalan lintas Langkat benar saja tembok penahan jalan tersebut terlihat amblas dari bahu jalan, dimana sewaktu-waktu dapat menyebabkan jalan longsor. 

Salah satu warga yang enggan namanya disebutkan mengatakan jika beberapa tahun lalu saat tembok penahan jalan tersebut dibangun, dirinya bertanya kepada kepala tukang (mandor) kenapa besinya di campur dengan besi kecil dan besar, mandor mengatakan pihaknya hanya mengikuti perintah saja. 

“Lihat pondasi yang di pasang untuk tembok penahan hanya menempel dan di pasang besi, itu saja sudah bisa,” kata warga menirukan ucapan sang mandor waktu itu. 

“Kalau kurang puas dengan keterangan saya silakan saja temui pengawas,” tambah mandor.

Menurut warga, selama pembangunan dan pengerjaan tembok penahan jalan tersebut dari awal pembangunan proyek ini memang tampak amburadul. Sebagai warga masyarakat dirinya berpandangan itu merupakan proyek yang dikerjakan asal jadi.

“Itu kan pekerjaan PU Propinsi Sumut. Mereka yang menguji kelayakannya kenapa yang lain kokoh sedangkan yang ini bisa ambles yah karena ada pengurangan kualitas bahan,” terangnya.  
  
“Dulu pun waktu ambles beberapa tahun yang lalu sama juga seperti ini, semua dengan pondasi nya ikut longsor beserta badan jalannya karena coran yang di badan jalan sama sekali tidak di gunakan besi hanya asal nempel saja,” tandasnya.(tim)

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih