Redaksi Jakarta

Sebut DPP SAS Keras Kepala, Tokoh Perempuan Sulit Air Diperantauan Dukung Mubes XXIII

18 Mei 2021 - 390 View

Jakarta, RedaksiDaerah.com - Tokoh perempuan Sulit Air diperantauan Hj Yetty Suardi mendukung Musyawarah Besar  (MUBES) XXIII SAS.

Ini dia sampaikan ketika dihubungi oleh awak media terkait adanya pembelahan sikap dijajaran para pengurus DPP dengan Cabang-cabang SAS yang ada, disampaikan di Jakarta, Selasa (18/05/21).

Hj Yetty Suardi merupakan salah satu tokoh yang hadir di pertemuan mediasi yang digagas oleh Oesman Sapta dalam kapasitas Dewan pembina DPP SAS.

Hasil pertemuan mediasi tersebut, Hj Yetty Suardi menyampaikan, bahwa Mubes XXIII tetap digelar usai idul Fitri ini, sesuai dengan berakhir jabatan DPP SAS periode 2017-2021, hal disepakati oleh-oleh Ketua Umum dan Sekjend DPP SAS dengan membubuhi tanda tangan sebagai tanda sepakat.

Persoalan ini berawal dari keluarnya surat edaran DPP SAS pembatalan mubes tahun 2021 dengan alasan terkait pandemi yang melanda, namun para cabang-cabang SAS memberikan alternatif lain dengan cara menggunakan media teknologi untuk tetap bisa terlaksananya Mubes tersebut.

"Saya melihat DPP SAS ini keras kepala. Padahal dalam pertemuan mediasi yang diinisiasi oleh Bapak Oesman Sapta sebagai Ketua Dewan Pembina, mereka sudah sepakat bahkan membubuhi tanda tangan dan bersepakat akan mengadakan mubes paskah Idul Fitri ini," ucap Yetty yang akrab disapa Bunda.

Koq setelah keluar dari rumah bapak Oesman Sapta balelo, ini ada apa, apa tidak menghormati komitmen yang sudah dibuat. Saya khawatir sekali kalo Ketua Umum DPP SAS ini, dipermainkan dan dipermalukan oleh para pengurusnyadengan cara menghasut untuk tidak mau menjalankan komitmen yang pak OSO dan Prof Yurnalis Uddin hadir tersebut, ini sungguh tata krama yang buruk dalam berorganisasi, tutur Bunda.

"Maka itu saya pribadi yang mohon dan minta kepada bapak OSO sebagai tokoh Nasional dari nagari Sulit Air menjadi pemersatu. Saya juga minta secara khusus juga dukungan pak Zarkasih Nurdin dan Happy Bone agar ikut terlibat secara aktif dalam memadamkan bara api perpecahan SAS yang sudah didepan mata ini," ujar Bunda.

Lebih lanjut, Bunda Yetty menyampaikan, "Pertumbuhan pembangunan di Sulit air harus didukung oleh tokoh-tokoh Nasional, agar pertumbuhannya bergerak dengan cepat, dorongan ini yang dibutuhkan. sebagai kaum perempuan itulah semangat saya agar SAS ini secara kepemimpinanya harmonis, saya meminta tolong dengan hormat dan MUBES 2021 berjalan dengan baik dan merumuskan blue print organisasi SAS, mau apa dan hendak dibawa kemana SAS ini".

Saya hanya berfikir untuk kembali mempersatukan dan membuat figur Sulit Air kembali ada. Sulit air kini membutuhkan generasi muda yang bisa berfikir jernih dalam memimpin dan memberikan teladan kepemimpinan yang sesuai dengan zamannya, tutup Hj Yetty Suardi.

 

Reporter  :  Aron

Editor       :  Rj Samosir

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih