28 Nov 2020 - 259 View
Medan- Redaksidaerah.com
Walaupun Natal dan Tahun baru masih sebulan lagi,namun hraga daging babi telah melonjak naik,diperkirakan kenaikan tersebut diakibatkan semakin berkurangnya masyarakat berernak hewan babi dan efek dari virus yang sempat menjangkiti hewan ternak babi di Sumatera Utara.
Sebelumnya harga daging babi diperkirakan kisaran Rp 30.000/kg - Rp 40.000/kg namun saat ini sudah mencapai Rp 90.000/kg - Rp 120.000/kg.
Dari pantauan awak media di beberapa tempat penjualan daging babi, ada beberapa pedagang daging babi yang masih berdagang namun sepi pembeli dan tidak banyak pedagang berjualan lagi, (28/11/20).
Salah satu kedai makanan yang menggunakan daging babi sebagai bahan utama masakannya sempat khawatir dengan dagangannya karena terpaksa harus menaikan harga dagangannya dari harga Rp 20.000 menjadi Rp 23.000- Rp 25.000/porsi.
"Kami terpaksa harus menaikan harga dagangan kami, karena daging babi sangat mahal dan susah di dapat, sebenarnya kami khawatir akan sepi pembeli tapi kami gak punya pilihan lain" Ucapnya.
Saat ini masyarakat berharap agar Pemerintah Daerah atau Pemerintah Pusat bisa turun memantau langsung untuk menjaga kestabilan harga daging babi di Sumut.
Diperkirakan di hari Natal dan Tahun baru kebutuhan daging babi di Sumatera Utara akan sangat melonjak.
Rj. Samosir
Editor : Lia Hambali
0
0
0
0
0
0