26 Nov 2020 - 136 View
Berastagi,Redaksidaerah.com
Para Pedagang yang menjadi Korban Kebakaran Pajak Tingkat Berastagi meminta kejelasan dan keseriusan kepada Pemkab Karo dan DPRD Kabupaten Karo agar segera membangun tempat mereka berjualan, karena sudah hampir 8 hari setelah kebakaran sampai saat ini Rabu 25/11/2020 belum ada perhatian Pemkab Karo kepada para pedagang.
"Menurut pantauan awak media dilapangan, dimana diketahui para pedagang yang menjadi korban kebakaran sangat kompak dan bersama-sama membersihkan puing-puing dan debu bekas kebakaran yang terjadi pada hari Selasa 17 November 2020 lalu, yang dimana hampir seluruh kios dan barang dagangan lantai 1 dan 2 hangus terbakar dilalap sijago merah, tanpa perlu menunggu tindakan dari Dinas Kebersihan maupun dinas terkait".
Salah satu pedagang korban kebakaran sebut saja Pak Gantang (48 Thn), saat diwawancarai awak media mengatakan :"Kami seluruh para pedagang berinisiatif sendiri bersama-sama melakukan kebersihan bangunan ini, walaupun bisa dibilang bangunan ini sudah tidak layak lagi digunakan, karena akibat kebakaran banyak dinding dan pondasi bangunan retak, karena sudah hampir 8 hari belum ada tindakan dari pemerintah setempat untuk menyediakan Balai-balai maupun tempat kami sementara berjualan, kami hanya menerima janji secepat nya dan secepatnya, secepatnya itu bisa kami simpulkan Tanda Tanya Besar, tetapi tidak ada tindakan",paparnya.
Salah satu pedagang lainnya , sebut saja Ibu Saur (55 Thn) mengatakan:"Kepada Bapak Bupati Terkelin Brahmana SH, Ketua DPRD Iriani Tarigan tolong kami agar segera dibantu, ketika rapat diperpas kami dijanjikan secepatnya, tapi apa? Sampai sekarang belum ada tindakan untuk kami tempat berjualan sementara, begitu juga beliau berharap kepada Ketua DPRD Karo Ibu Iriani Tarigan Agar kasihani kami masyarakat, kami bisa mati kelaparan dan tidak makan lagi karena tidak ada mata pencaharian kami khususnya berdagang",ungkapnya.
Sementara itu mewakili Karang Taruna Lau Mulgap 2 Berastagi,Sdr Pengawal Tarigan (35 Thn) saat diwawancarai awak media juga mengatakan :"Tolong Pemerintah segera membangun TPS bagi pedagang, kami karang taruna tidak bisa berbuat apa-apa?, Kami siap menjadi pekerja jikalau pemerintah meminta bantuan untuk bersama membangun TPS bagi para pedagang",paparnya.
"Karena banyak pedagang sudah mengeluh dengan sampah yang menumpuk di bangunan bekas kebakaran ini, karena sampah ini bisa menimbulkan penyakit serta menggangu pernafasan pedagang maupun warga sekitar",ungkap pengawal.
Kami karang taruna Lau Mulgap 2 bersama pedagang membersihkan puing-puing bekas kebakaran, dengan usaha sendiri tanpa bantuan pemerintah dan ada 6 unit mobil pickup kami gunakan untuk membuang seluruh sampah, karena belum ada bantuan pemerintah mengenai tempat berjualan, oleh karena itu rencana para pedagang dan karang taruna, Bangunan inilah yang nantinya akan digunakan kembali untuk berjualan, meskipun Bangunan Ini Tidak Layak Pakai",tutupnya.
Lia Hambali
0
0
0
0
0
0