26 Sep 2026 - 5 View
SOLOK — Penanganan pascabencana galodo di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, terus dikebut. Sejumlah instansi menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat sinergi sekaligus membagi tugas dalam mempercepat proses pembersihan dan pemulihan wilayah terdampak, Sabtu (26/9/2026).
Rapat tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, BNPB, BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta Kejaksaan.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan setiap unsur memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas dalam penanganan di lapangan. Pembagian tim disesuaikan dengan kebutuhan di sejumlah titik yang masih terdampak material galodo.
Fokus penanganan meliputi pembersihan material sisa bencana, penataan lingkungan, serta pemulihan akses dan fasilitas yang terdampak. Dengan pembagian tugas tersebut, proses pembersihan diharapkan dapat berlangsung lebih terarah dan efektif.
Selain mengatur teknis pekerjaan, rapat juga menjadi ruang untuk menyatukan langkah antarlembaga agar penanganan di lapangan tidak berjalan sendiri-sendiri. Dukungan personel, peralatan, serta sumber daya dari masing-masing instansi dikoordinasikan sesuai kebutuhan.
Sinergi lintas instansi dinilai menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pemulihan kawasan Arosuka setelah diterjang galodo. Seluruh unsur yang terlibat diharapkan terus saling mendukung selama proses tanggap darurat dan pemulihan berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Solok juga terus mendorong agar penanganan dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu. Upaya tersebut diarahkan agar kondisi wilayah terdampak segera kembali tertata dan aktivitas masyarakat dapat berangsur normal.
Melalui koordinasi yang semakin diperkuat, proses pembersihan dan pemulihan pascagalodo di Arosuka diharapkan dapat berjalan optimal, sekaligus mempercepat pemulihan fasilitas dan lingkungan yang terdampak bencana.
Reporter : Adinda
Uploader : Adinda
0
0
0
0
0
0