Redaksi Sumut

Komunitas Along-Along/ Tukang Sayur Keliling Mulai Morat - Marit  Karena Penghasilan Turun Drastis 

17 Jan 2021 - 359 View

 


Aceh Tenggara, Redaksi daerah.com --.  Komonitas Along-Along Tukang Sayur Keliling yang ada di Aceh Tenggara kini tengah kesulitan dengan adanya Imbas Covib-19, barang pasar naik sementara harga jual menurun akibat imbas Covib-19 yang ada di Aceh Tenggara lebih kurang hampir satu tahun lamanya.

Sebagaimana yang di ungkapkan kelompok  dan anggota komunitas Along - Along, Bapak Suip warga Desa Kuning, Kecamatan Bambel dan kawan-kawannya yang merupakan warga Aceh Tenggara. Kelompok pedagang yang sering mangkal menjajahkan Jualannya  dii Jalan Nasional Lintas Medan - Kuta Cane, saat ini jualan kami susah lakunya, karena adanya imbas Covib-19, masyarakat yang ada disekitar kami jualan menahan-nahan  keinginannya untuk belanja. Sebelum ada Wabah Corona kami tidak seperti Ini, biasanya saya bisa nabung atau menyisihkan sebagian pendapatan saya, tapi sekarang tidak bisa lagi, jangankan menabung, untuk makan sehari - hari saja sudah agak kesulitan,, ucap Pak Suip dengan muka murung.

Besarnya komunitas Along-Along saat ini yang ada disekitar kawasan Aceh Tenggara berjumlah kurang lebih 300 orang keanggotaannya, jelas salah satu Ketua Umum Komunitas Along-Along, Bapak Sabarudin Harahap, warga Desa Lawe Dua, Kecamatan Bukit Tusam dengan didampingi wakil ketua Bapak Jambung warga Desa Simpang, Kecamatan Semadam.

Along-Along saat ini sudah mempunyai Badan Hukum yang Sah, dan sudah mengajukan permohonan kepada Dinas Koperasi yang ada di Aceh Tenggara,  adapun yang kami mohonkan kepada Dinas Koperasi yakni 100 Unit sepeda motor Verza.

Sepeda motor Verza ini nantinya kita bagi secara merata tapi pembagiannya secara berangsur, program kita setiap tahunnya kita akan ajukan permohonan bantuan sepeda motor kepada Dinas Koperasi, pungkas Bapak Sabarudin Harahap selaku Ketua Umum Komunitas Along-Along.

Lebih lanjut ia menambahkan,, Dari jumlah 300 Anggota Komonitas Along-Along hampir separuhnya berhubungan dengan pihak BRI karena selama ini tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah UMKM sesuai dengan Surat Edaran yang berkembang di Media Massa.,, Kenapa pak kalau kita sudah mempunyai hutang sama BRI koq gak dapat bantuan dari UMKM, tanya salah satu anggota Komunitas Along - Along kepada awak media ini.

Dari pantauan kita, saat ini anggota Along - Along rata-rata penghasilannya turun biasanya mereka berpenghasilan 200 / hari bahkan ada yang Lebih, akan tetapi sekarang jauh lebih kecil, boleh dikatakan penghasilan kami turun secara drastis, pungkas mereka berbarengan.

 Komunitas Along-Along berharap kepada Pemerintah Daerah khususnya Aceh Tenggara kiranya bisa membantu atau melancarkan permohonan kami ke Dinas Koperasi, terlebih untuk masalah tranportasi dan dapat memperhatikan mereka di tengah wabah Covib-19 Ini.

(Saidul)

Editor : Lia Hambali

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

1

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih