31 Jan 2021 - 109 View
Nias Utara, Redaksidaerah,.com ( 29/1/2021 )
Sekolah SMP Negeri Alasa sudah sangat tertinggal dari sekolah – sekolah lain mulai dari tempat ruangan belajar mengajar sampai atapnya yang sudah rapuh, rusak dan tidak bisa digunakan tempat proses belajar mengajar lebih lama lagi, apalagi pada saat musim hujan sangat prihatin dan ditakutkan akan roboh. Gedung Sekolah SMP Negeri 8 Alasa memiliki gedung empat ruangan, jumlah siswa sembilan puluh orang dan pegawai satu orang serta guru honor tiga belas orang, proses belajar mengajar tetap berlangsung biarpun atap Gedung Sekolah sudah tidak layak huni.
Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Alasa, ANWAR ZALUKHU menyampaikan kepada awak media ini, Ia mengharapkan kepada warga penduduk Desa Loloanaa agar bersama – sama mendukung pembangunan dari Pemerintah di SMP Negeri 8 Alasa bila ada pembagunan dari Pemerintah kedepanya, harapnya.
Lebih lanjut Ia mengatakan, sebagai guru di SMP Negeri 8 Alasa ini kami sudah lakukan terus menerus mengganti atap dengan daun rumbia, namun tidak akan berlangsung lama sehingga ruangan belajar mengajar setiap ada hujan sudah tidak bisa di tempati lagi, ucapnyaKami berharap kepada Pemerintah Nias Utara dan Dinas terkait melalui media ini agar dapat memperhatikan sekolah SMP 8 Alasa, tambahnya lagi.Ditempat yang sama Kepala Sekolah dan guru lainnya tetap menjalakan fungsinya sebagai guru walaupun harus berjalan kaki yang begitu jauh dilewati setiap hari dan tetap melakukan kegiatan belajar mengajar, hingga sampai saat ini ucap, ucap Kepala Sekolah senduh.
Sampai berita ini diterbitkan awak media ini belum bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dari Dinas Pendidikan Nias Utara terkait sekolah ini, berhubung nomor Kadis tidak bisa dihubungi.
Namun kami dari awak media tetap berusaha menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara, agar bisa mengevaluasi Ruang Sekolah tersebut, yang dinilai tidak layak huni bagi anak – anak Sekolah SMP Negeri 8 Alasa, demi kemajuan sekolah dan berjalannya proses belajar mengajar yang lebih baik.
Penulis : Feliks war
Editor : Lia Hambali
0
0
0
0
0
0