Redaksi Sumbar

Bupati Solok Terima Pangdam XX/TIB, Danrem O32/Wirabraja dan Kajati Sumbar, Penanganan Galodo Arosuka Diperkuat

23 Sep 2026 - 9 View

SOLOK — Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H. menerima kunjungan Panglima Komando Daerah Militer XX/Tuanku Imam Bonjol (Pangdam XX/TIB) Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Dedie Tri Hariyadi, S.H., M.H., di Posko Darurat Bencana Kabupaten Solok, Arosuka, Rabu (23/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan banjir bandang atau galodo yang melanda kawasan Arosuka dan sejumlah wilayah di Kabupaten Solok.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB Dr. Ir. Udrekh, S.E., M.Sc., serta jajaran Basarnas Sumatera Barat.

Bupati Solok menyambut langsung rombongan di Posko Utama yang berada di area Lapangan Kantor Bupati Solok. Dari posko tersebut, Bupati bersama rombongan kemudian meninjau sejumlah lokasi yang terdampak banjir bandang, termasuk kawasan sekitar kompleks perkantoran pemerintah daerah.

Peninjauan dilanjutkan ke kawasan permukiman warga terdampak untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan proses penanganan dan bantuan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan, pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BNPB, Basarnas, Kejaksaan dan berbagai unsur lainnya terus bergerak menangani dampak bencana.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat proses evakuasi, pencarian korban, pembersihan kawasan terdampak hingga pemenuhan kebutuhan masyarakat.

“Sejauh ini tidak terdapat kendala berarti, karena seluruh pihak bekerja secara bersama-sama,” ujar Jon Firman Pandu.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Solok, termasuk jajaran TNI dan Polri, Kejaksaan, balai teknis, anggota DPR RI serta instansi lainnya.

Menurut Jon Firman Pandu, sinergi tersebut menjadi kekuatan penting dalam menghadapi kondisi darurat sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terkoordinasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Solok juga menyampaikan perkembangan pencarian korban. Sebelumnya, terdapat dua orang yang dilaporkan hilang akibat bencana.

Satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dimakamkan pada Rabu (23/9/2026). Sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian.

Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban. Area pencarian dilakukan hingga sekitar satu kilometer ke arah hilir dari lokasi terdampak.

Pemerintah Kabupaten Solok bersama tim gabungan memastikan proses pencarian akan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan keamanan di lapangan.

Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada mengatakan, TNI tetap menyiagakan personel untuk membantu proses penanganan dan pembersihan kawasan terdampak banjir bandang.

Personel juga diarahkan untuk menjangkau wilayah yang belum tersentuh penanganan maupun bantuan, termasuk kawasan yang masih mengalami keterisolasian akibat dampak bencana.

“Personel yang sudah diterjunkan tetap standby dan siaga mengikuti perkembangan situasi di lapangan,” ujar Arief.

Ia mengatakan, apabila dibutuhkan tambahan kekuatan, TNI memiliki cadangan personel dari Jambi yang dapat digeser untuk membantu penanganan bencana di Kabupaten Solok.

Selain pengerahan personel, TNI juga menyiapkan dukungan air bersih melalui mobil Reverse Osmosis (RO). Fasilitas tersebut akan digunakan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat dampak bencana.

Pengoperasian mobil RO akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan, terutama untuk menjangkau kawasan permukiman yang mengalami gangguan pasokan air bersih.

Banjir bandang juga berdampak terhadap sejumlah fasilitas pemerintahan di kawasan Arosuka. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Solok agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.

Bupati Jon Firman Pandu menegaskan, pemerintah daerah tetap melakukan penanganan terhadap fasilitas pemerintahan dan kantor pelayanan publik yang terdampak.

Upaya tersebut dilakukan agar aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan di tengah proses penanganan bencana.

Dengan dukungan berbagai unsur, Pemerintah Kabupaten Solok terus memperkuat penanganan di lokasi terdampak, mulai dari pencarian korban, evakuasi, pembersihan, pemenuhan kebutuhan dasar hingga pemulihan fasilitas umum dan pelayanan masyarakat.

Reporter : Adinda
Uploader : Adinda

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih