Redaksi Sumut

Suasana pertemuan antara Bupati Karo dan masyarakat Desa Pertibi Lama Kec.Merek

Bupati Karo,Terkelin Brahmana,SH.MH Adakan Pertemuan Dengan Masyarakat Desa Pertibi Lama Terkait Lahan Yang Dikliem Milik Pemkab.Karo

4 Nov 2020 - 140 View

Suasana pertemuan antara Bupati Karo dan masyarakat Desa Pertibi Lama Kec.Merek

 

Karo-Sumut

Bupati Kabupaten Karo, TERKELIN BRAHMANA SH. MH menggelar rapat terbatas dengan masyarakat Desa Pertibi Lama Kecamatan Merek membahas tentang lahan pertanian masyarakat Desa Pertibi Lama yang di akui Pemerintah Kabupaten Karo dan di canangkan sebagai lahan pertanian korban pengungsi Gunung Sinabung yang hingga saat ini masih belum tuntas di laksanakan oleh Pemerintah.

Pertemuan ini di laksanakan karena masyarakat Desa Peribi Lama tidak mengizinkan lahan pertanian masyarakat yang selama ini adalah salah satu sumber mata pencaharian mereka di ambil alih oleh pemerintah dengan mengesampingkan kebutuhan masyarakat Desa Pertibi Lama sebagai sumber penopang hidup mereka.

Rencana Pemerintah Kabupaten Karo untuk menggunakan lahan pertanian masyarakat Pertibi Lama ini berdasarkan Keputusan Mentri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, yang telah ada keputusannya sebagai hak pakai, kata Bupati Karo TERKELIN BRAHMANA SH.MH kepada wartawan media ini.
Namun walaupun demikian masih ada kesempatan perundingan mencari win - win solution yang lebih baik katanya lagi menambahkan.

 Sekitar 50 orang perwakilan dari Masyarakat Desa Pertibi Lama yang hadir dalam pertemuan ini dan juga di dampingi oleh Kepala Desa Pertibi Lama dan BPD serta tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa PERTIBI Lama menyatakan tidak akan melepaskan lahan pertanian masyarakat ini di ambil alih oleh Pemerintah Karo guna kepentingan masyarakat korban  pengungsi Gunung Sinabung, karena masyarakat Desa Pertibi Lama pun sangat membutuhkan lahan pertanian ini sebagai salah satu pencaharian penopang hidup mereka selama ini.
 Lahan pertanian masyarakat Pertibi Lama ini memang berlokasi di seputaran puncak 2000 atau sekarang di sebut Siosar yaitu areal wilayah yang di peruntukkan Pemerintah bagi masyarakat yang menjadi korban Erupsi Gunung Sinabung.


Menurut salah seorang tokoh masyarakat Desa Peribi Lama yang dapat di mintai keterangan M.Munthe, menyatakan bahwa tidak mungkin masyarakat Desa Pertibi Lama memberikan izin kepada Pemerintah Karo yang mau mengambil untung dengan  menggunakan lahan tersebut dan diperuntukkan buat pertanian masyarakat korban Erupsi Gunung Sinabung, bila itu terjadi maka kami masyakarat Desa' Pertibi Lama merasa di usir dari tanah nenek moyang kami sendiri, ini merupakan suatu penjajahan hak dan penindasan kepada kami sebagai masyarakat Desa Pertibi, jika itu terjadi maka kami seluruh masyarakat Desa Pertibi tidak rela dan tidak akan mentoleransi tindakan Pemerintah Karo ini, katanya kepada kami awak media dengan tatapan mata tajam menahan emosinya, dan kami akan mempertahankan tanah kami sampai titik darah penghabisan, katanya lagi menutup pembicaraan.

Menurut Bupati Karo TERKELIN BRAHMANA SH, MH bahwa saat ini telah di tunjuk seorang Pengusaha oleh Pemerintah Karo untuk mencabut tongkol - tongkol kayu yang sudah di potong di areal lahan tersebut yang rencana akan di buat menjadi lahan pertanian masyarakat korban Erupsi Gunung Sinabung, dan operasional pencabutan tongkol ini di hadang dan di larang masyarakat Desa Pertibi Lama,harapan Bupati Karo masyarakat Desa Pertibi Lama jangan lagi menghalangi orang yang akan bekerja membersihkan lahan tersebut.


Namun dalam pertemuan dan pembicaran dengan masyarakat Desa Pertibi Lama tidak sesuai harapan Bupati Karo ini, karena masyarakat Desa Pertibi Lama tidak mengizinkannya.
Sehingga di canangkan adanya pertemuan selanjutnya guna mencari jalan keluar yang terbaik dalam waktu yang belum dapat di tentukan.

 

Lia Hambali

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih