14 Okt 2022 - 202 View
Aceh Tamiang,RedaksiDaerah.com
Menangggapi keluhan dan persoalan warga Aceh tamiang di beberapa kecamatan rantau yang selama ini mengalami dampak dari curah hujan yang tinggi sehingga meluapnya air kebadan jalan membuat para pengguna jalan harus ekstra hati-hati untuk melintasi jalan tersebut.
Wakil Bupati Aceh Tamiang T. Insyafuddin langsung turun ke lokasi melihat apa yang menjadi penyebab dari persoalan tersebut. Wabup yang didampingi oleh kepala Dinas PUPR Aceh Tamiang, pihak kecamatan juga datok penghulu setempat menginstruksikan kepada kepala Dinas PUPR agar secepatnya mengatasi persoalan ini pada jum'at 14/10/2022.
Wabup mengatakan " Dalam waktu dekat ini akan segera diatasi persoalan ini dengan menurunkan alat berat guna dilakukan scripping di kiri dan kanan jalan, agar air tidak tergenang dijalan", terang wabup.
Dalam pantauan wabup di Kecamatan Rantau tersebut, wabup meminta kepada Kepala Dinas PUPR Aceh Tamiang agar segera mencari solusi untuk mengatasi hal tersebut.
Ditempat terpisah, Datok penghulu Kampung Landuh, Helmi ketika dihubungi redaksidaerah.com via selulernya mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung apa yang menjadi perhatian pemerintah daerah karna ini semua juga untuk menyahuti apa yang menjadi keluhan masyarakat di saat curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan jalan yang melewati titi putih tersebut tidak tergenangi air lagi disaat musim penghujan.
"Kami sangat mendukung sekali apa yang disampaikan oleh wabup Aceh Tamiang bapak T. Insyafuddin dan semoga saja bisa terlaksana secepatnya, dan kami juga selaku penerintah kampung akan membantu untuk hal tersebut", terang helmi.
Seperti diketahui bila curah hujan tinggi maka rumah penduduk dan para penjual makanan atau minuman disekitar jalan Rantau itu tepatnya di sebelah titi putih akan mengalami kebanjiran akibat tidak adanya saluran yang dibuat oleh pihak pengembang toko tersebut.
"Kami juga berharap agar pihak pengembang toko dapat bekerja sama dalam hal ini guna mengatasi banjir luapan ini terutama terkait salurannya, sayang masyarakat sekitar bila hujan yang selama ini terjadi, mereka pasti kebanjiran dan pengguna jalan juga sulit untuk melintas", ujar datok helmi.
Lebih lanjut datok helmi juga mengatakan "Saya berharap agar pemerintah kabupaten Aceh Tamiang secepatnya mengatasi persoalan ini agar jalan menuju Rantau yang melewati titi putih ini bebas banjir dan menjadi kado istimewa kami dipenghujung pemerintahan Mursil dan T. Insyafuddin", ucapnya mengakhiri.
Penulis: YUSDA
Editor : JAZ
0
0
0
0
0
0