30 Mar 2021 - 460 View
Karo, RedaksiDaerah.com - Pandemi Covid-19 belum ada tanda akan berakhir, tapi sudah banyak melahirkan cerita, terlebih terkait kehilangan sebuah pekerjaan, salah satunya seorang warga Desa Kidupen yang mempunyai kaki tidak sempurna sejak bawaan lahir, Sampit Ginting (41) yang selama ini mengantungkan hidupnya dengan bermain Keyboard, harus terhenti karena terbentur oleh aturan dan minimnya kegiatan.
Hal ini terungkap dikala MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Karo adakan kunjungan silaraturahmi dan adakan Bansos kepada Sampit Ginting di Desa Kidupen, Kecamatan Juhar Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (30/03/21).
Ketua Peranaan Wanita., Erna Karo Sekali melalui Humas., Nur Kennan Tarigan mengatakan, ini harus diperhatikan Pemerintah Kabupaten Karo.
"Harus lebih peka, dan kedatangan kita hanya sebatas misi kemanusiaan," ujar Nur Kennan.
"Sejak dia berhenti bekerja, Sampit Ginting mengalami kekurangan kesehatan. Ini sudah 7 bulan batuk-batuk, dan tadi juga dibawa ke Puskesmas tapi belum diketahui penyakitnya," ujar Ibunda Sampit Ginting., Rendah Br Karo kepada media RedaksiDaerah.com.
Kepala Desa Kidupen, Sudirman Pinem mengatakan, "sudah lama sekali Sampit harus dirumah, dia kehilangan pekerjaan, ditambah sekarang keadaanya sakit".
Pantauan media RedaksiDaerah.com dilapangan, bahwa keadaan Sampit Ginting sedikit memprihatinkan dan perlunya penanganan dan kepedulian, agar ada uluran tangan terkait kesehatan dan ekonomi, pengakuan orangtuanya Sampit belum mempunyai BPJS, menyedihkan.
Reporter : Erianto Perangin Angin
Editor : Lia Hambali
0
0
0
0
0
1