Redaksi Sumut

Relawan Karo Erdilo Lusiana Br Milala Minta Narkoba Diberantas Sampai Keakarnya dan Tangkap Bandar Besarnya

12 Feb 2021 - 281 View

Karo, RedaksiDaerah.com - Tekait maraknya narkoba di Bumi Turang, Tanah Karo Simalem, terlihat dari beberapa pemberitaan hasil kinerja Polres Kabupaten Karo yang berhasil mengamankan para pelaku penyalahgunaan Narkoba, dan menggandengnya ke Mapolres Karo.

"Pemberantasan Narkoba jika yang di tangkap hanya bandar-bandar kecil, korban-korban pemakai, itu sama halnya dengan menebang dahan kayu saja. Sebanyak-banyaknya dahan yang di tebang, jika pohon besar sama akarnya masih dibiarkan bertumbuh pasti akan menumbuhkan tunas-tunas yang akan menjadi pengganti dahan kayu itu," kata Relawan Karo Erdilo Lusiana Br Milala yang sering di panggil Tekang Rumah Suah kepada Media RedaksiDaerah.com di Pusat Rehabilitasi Narkoba Anak Bangsa Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jum'at (12/02/21).

Tekang Rumah Suah menambahkan, Bandar-bandar kecil dan pemakai Narkoba (Korban Penyalahgunaan Narkoba) tidak akan pernah ada lagi. Jika bandar besarnya bisa ketangkap atau sadar diri bahwa dia telah merusak banyak jiwa.

Masih kata Kader PPM ini, Bandar besarnya tidak kelihatan?, Sepintar-pintarnya tupai melompat, sekali-kali pasti jatuh. Bandar besar Narkoba pasti bisa tertangkap asalkan pihak Polres dan BNNK Karo sungguh-sungguh, mata tidak tertutup saat mengetahui, melihat dan mengenal mereka, intinya kita berharap APH memberantas pohon yang tidak berguna sampai keakar-akarnya agar tidak menumbuhkan tunas-tunas baru yang menjadikan dahan yang kuat sehingga menumbuhkan cabang-cabang kecil, berantas bandar besar, agar pemakai tidak mendapatkan Narkoba.

Sementara, Kepala BNNK Karo AKP Heppi Karo Karo, SE mengatakan, Peredaran Narkoba di Kabupaten Karo tidak ubahnya bak membeli kacang goreng, karena menurut pantauan dan data BNNK juga Polres Karo, Penyalahgunaan Narkoba di Tanah Karo mencapai 3.000 (tiga ribu) orang, yang didominasi oleh anak-anak remaja. Hancurlah generasi penerus kita, kalau Pemerintah kita tidak peduli.

Terkait mengapa tidak terberantasnya atau tertangkapnya bandar besar, Kepala BNNK Karo menjelaskan, bahwa bandar besarnya sudah tidak ada lagi di Karo, tapi kebanyakan mereka itu membeli dari Luar Tanah Karo, yang memang sudah ada kurirnya kemari, yang sudah membekali dengan UU.

Apabila ditangkap, mereka selalu mengatakan mereka pemakai, karena barang bukti tidak ada, mereka mengatakan nggak bisa di tangkap, ucap Kepala BNNK Karo.

 

Reporter  :  Erianto Perangin Angin

Editor       :  Lia Hambali

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih