6 Mar 2021 - 340 View
Karo, RedaksiDaerah.com - Korban Narkoba sedikit hampir terlupakan, karena Covid-19 melanda Dunia termasuk Tanah Karo Simalem ini. Penanganannya masih terasa minim keseriusan, sebenarnya semuanya harus di tanggulangi, karena Narkoba adalah musuh bersama tapi bukan dengan korbannya.
Hal ini di ungkapkan oleh Relawan Anak Bangsa, Batu Gurukinayan di Pusat Rehabilitasi Narkoba Anak Bangsa, Jalan Jamin Ginting No 81 (exs Flora) Desa Ketaren Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Sabtu (06/03/21).
Batu Gurukinayan menambahkan, "Kabupaten Karo adalah daerah persinggahan yang strategis, ini juga membuat faktor gampangnya masuk Narkoba kemari, sehingga kita terdampak dengan korban pemakaian yang tinggi, saya rasa solusi untuk menekan ini semua, ya memperhatikan korbannya, memberikan arahan dan merangkul mereka (mantan pemakai Narkoba)".
"Sama seperti dengan diri saya, harus mulai dari saya, dan bantuan dari pihak keluarga dan famili, agar tidak menstigma saya, tapi memberikan dorongan-dorongan dan menyemangati. Kalau tidak bisa, bisa rentan untuk jatuh, karena pelajaran yang saya dapat, korban penyalahgunaan, Pecandu (Pemakai yang sudah candu) Narkoba tidak ada yang bisa sembuh, tapi hanya bisa pulih, jadi sudah seperti penyakit kambuhan, melanggar pantangan akan kumat", katanya sambil tertawa.
"Jadi para penyalahgunaan Narkoba itu, bahkan seperti kami ini jangan di musuhi, justru seharusnya di rangkul, beri kami kesempatan untuk berkaca, dan mengubah hidup kami, bukan di hukum, seperti menjauhi, menstigma bahkan di masukkan ke bui, kami butuh binaan bukan hinaan ,kami butuh rehabilitasi bukan bui , yang perlu di musuhi itu Narkobanya, bersama mereka para mafia di balik peredaran itu " tutup relawan yang sering di panggil Gurky ini.
Reporter : Erianto Perangin Angin
Editor : Lia Hambali
0
0
1
0
0
0