1 Feb 2023 - 118 View
Belawan, Redaksidaerah.com - Diduga kurangnya pengawasan ketat dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, pasalnya PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Unit Belawan telah berulangkali cemari lingkungan dengan tumpahnya minyak Crude Palm Oil (CPO) di wilayah kerja Jalan Pelabuhan Ujung Baru Belawan pada Selasa (17/1/2023).
Pihak manajemen PT KPBN sangat sulit dikonfirmasi, PT KPBN tidak mau menerima tim saat didatangi di ruangannya dan saat dikonfirmasi melalui Whatsapp, Reza dan Ferry hingga berita ini dinaikkan juga tidak menjawab.
Saat dikonfirmasi melalui Whatsapp pada Sabtu (21/01/2023), Frans Tambunan Kepala Subbagian Hukum dan Humas Otoritas Pelabuhan Utama Belawan mengatakan "Jumat siang semalam saya dan pak Halim kesana, dan melihat tdk ada bocoran tanki disitu, dan kami sudah bertanya mengenai hal ini ke karyawan PT. SAN/PT KPBN, tdk ada kebocoran CPO, ini merupakan air genangan hujan , terimakasih", jawabnya.
Saat dikonfirmasi terkait Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL/UPL), Frans Tambunan mengatakan "OP juga sudah menyurat itu laporan mereka mengenai UKL/UPL", jawabnya.
Berbeda halnya dengan pihak manajemen PT KPBN Reza dan Ferry melalui Whatsapp yang hingga berita ini dinaikkan tidak pernah memberikan jawaban.
Saat dikonfirmasi Mendrova dari Dinas Lingkungan Hidup terkait izin UPL/UKL PT KPBN menjawab "Maaf pak .. kami harus koordinasi dg pihak pelindo ...ijin kami terlebih dahulu melakukan tugas ya pak....tks" dan "Salam sehat
Setelah dipelajari tim .. setelah berulang kali kejadian hal yg sama... maka tim memutuskan melakukan *Pengawasan* diperusahaan SAN dan KPBN", jawab Mendrova.
Reporter : LP Sitinjak
Editor : Tim Redaksi
0
0
0
0
0
0