Redaksi Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia., Luhut Binsar Pandjaitan

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Diskresi Karantina Bagi PPLN

3 Jan 2022 - 72 View

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia., Luhut Binsar Pandjaitan

Jakarta, RedaksiDaerah.com - Pemerintah menegaskan tidak ada lagi diskresi karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menko Marves RI)., Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, bahwa kebijakan karantina akan mengacu kepada instruksi Menteri Dalam Negeri yang berlaku.

“Kita tidak bisa memberikan diskresi-diskresi kebanyakan lagi karena kita hanya mengacu kepada instruksi Mendagri yang ada saja. Tadi Presiden mengingatkan, nanti kita tidak disiplin dan kunci kita lihat Omicron berkembang di dunia manapun itu adalah masalah disiplin,” ujar Luhut dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta selepas rapat terbatas yang dipimpin Presiden RI., Joko Widodo (Jokowi), Senin (03/01/22).

Dalam rapat tersebut, pemerintah juga memutuskan untuk memberlakukan karantina 10 hari dan 7 hari.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian., Airlangga Hartarto, kebijakan karantina tersebut bergantung pada asal negara datangnya PPLN tersebut.

“Tadi ditambahkan, bahwa pemerintah juga akan menambah negara yang jumlah kasusnya tinggi. Nanti Pak Menko Marves akan memasukkan didalam Satgas. Jadi dua negara yang relatif tinggi juga kita akan kenakan 10 hari, menambah dari 13 negara, sedangkan yang lain nanti di luar negara tersebut akan 7 hari,” ujar Airlangga.

Selain itu, lanjut Airlangga, pemerintah juga mempersiapkan pintu masuk bagi para PPLN selain di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

Airlangga mengungkapkan sejumlah lokasi lain juga telah disiapkan beserta aturan karantina ketat seperti Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Untuk pintu darat, Airlangga menuturkan, pemerintah juga telah menyiapkan pos lintas batas baik di Entikong, Kalimantan Barat, maupun di Kalimantan Timur. Sementara itu, akses masuk laut dipersiapkan di wilayah Sumatera.

“Juga yang masuk laut antara lain Batam, Tanjung Pinang, seluruh Kepri yang seluruhnya juga disiapkan terkait dengan kekarantinaan,” tutup Airlangga.

 

Sumber  :  BPMI Setpres

Editor      :  Yanti

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih