1 Apr 2021 - 140 View
Jakarta, RedaksiDaerah.com - Petugas gabungan dari Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk dan unit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat berhasil meringkus 2 pelaku pencurian furniture rumah mewah di Kedoya Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta.
Setelah 2 bulan buron, akhirnya pihak Kepolisian berhasil mengamankan para pelaku, diantaranya berinisial "A" yang merupakan dalang pencurian rumah mewah tersebut dan "H" yang merupakan pelaku yang bertugas sebagai mandor pekerja pembongkaran rumah tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Barat., Kombes Pol Ady Wibowo didampingi Kapolsek Kebon Jeruk Kompol R Manurung menerangkan, bahwa kami telah berhasil mengamankan kedua pelaku pencurian rumah mewah di Kebon Jeruk Jakarta Barat yang sempat viral beberapa waktu yang lalu.
"Kami berhasil mengamankan berkat kegigihan Tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Kebon Jeruk dibawah pimpinan kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Pradita Yulandi dan Unit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat IPDA M Rizky Ali Akbar berhasil mengamankan pelaku yang merupakan dalang pencurian rumah mewah tersebut yaitu berinisial A yang sedang melakukan persembunyian nya di daerah kembangan Jakarta Barat.
Diketahui, komplotan pencuri pembongkaran rumah tersebut dilakukan dalam kurun waktu sebulan.
"Kejadian berlangsung cukup lama, mulai dari 20 Februari 2021 hingga 20 Maret 2021," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo di Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (31/03/21).
Diketahui, pelaku A yang tinggal di wilayah Kebon Jeruk telah memantau rumah tersebut sebelum melakukan aksinya.
Pelaku A kebetulan juga tinggal di seputaran wilayah Kebon Jeruk Jakarta Barat dan pelaku melihat rumah yang menjadi sasaran terpampang tulisan spanduk "dijual", ucap Kombes Pol Ady Wibowo.
Lalu pelaku melakukan pengamatan oleh yang bersangkutan pelaku A ini dengan kondisi sepi," jelas Kombes Pol Ady.
Diketahui, rumah tersebut memang sudah ditinggalkan oleh pemiliknya cukup lama sehingga lokasi di rumah tersebut sepi.
"Dari kondisi ini dimanfaatkan pelaku dengan cara melompat pagar kemudian masuk ke pintu utama, di situ dia mencongkel pintu tersebut," kata Kombes Pol Ady.
Setelah pelaku berhasil masuk ke dalam rumah, ternyata dia menemukan kelompok kunci yang ada di rumah tersebut. Kemudian agar bisa leluasa masuk-keluar rumah, pelaku mengganti gembok rumah yang ada di pagar agar tidak menimbulkan kecurigaan warga sekitar, terang Kombes Pol Ady.
"Dari situ yang bersangkutan mencoba menawarkan bongkaran rumah yang ada, dengan penyampaian kalau mau ambil kayu, furniture, saniter bisa langsung ambil sendiri karena masih menempel di rumah," ungkap Ady.
Hal tersebutlah yang dilakukan oleh tersangka berinisial A kepada pelaku H selaku mandor dari pembongkaran rumah tersebut.
"Kemudian pelaku H memberikan order ini kepada pengumpul barang bekas yaitu saudara MD yang sudah kita periksa," kata Kombes Pol Ady.
Dari pelaku MD kemudian meminta beberapa kuli bangunan untuk membongkar rumah tersebut.
"Mereka masuk dengan leluasa karena kunci sudah diganti dan tidak menimbulkan kecurigaan oleh warga sekitar. Kalau kita bisa lihat lingkungan di sekitar sini mungkin tidam begitu melihat situasi kanan dan kiri," tutup Kombes Pol Ady.
Berdasarkan dari hasil pantauan media RedaksiDaerah.com dilapangan, bahwa dilantai 1 adapun barang yang telah diambil diantaranya, lantai marmer, lukisan kuda, buffet, lemari 1 set, meja, kursi, kursi sofa lingkaran, pompa air, kaca aluminium, brankas besi, lemari pakaian, foto, patung, ac standing, lampu kristal kecil, meja makan kecil, kitchen set, closed.
Adapun diLantai 2 barang yang telah diambil berupa AC, pagar stainles stell, lemari besar, sofa 1 set, kursi marmer, lampu kristal besar, lukisan tembaga, lemari baju, tempat tidur, meja rias, closed, wastefel, shower.
Reporter : Ashari
Editor : Rj Samosir
0
0
0
0
0
0