Redaksi Jateng

Setelah sidak di penerima beras bpnt dr. Mochtar langsung menyambangi e- warung colombia

Menindak lanjuti pemberitaan di media Ka dinsos Pati sidak lansung beras bpnt yang di terima KPM

29 Agt 2021 - 210 View

Setelah sidak di penerima beras bpnt dr. Mochtar langsung menyambangi e- warung colombia

Pati|redaksidaerah.com  menanggapi terkait dugaan adanya beras bpnt yang kurang layak konsumsi yang sebelumnya telat di Ulas di pemberitaan sebelumnya di redaksidaerah.com. kepala dinas sosial kabupaten Pati menanggapi dengan cepat dan menindak lanjuti untuk sidak dilokasi warga yang terima beras kurang layak. Seusai kegiatan serah terima bantuan di puncel kemudian bergegas menuju desa Dukuhseti untuk tinjau langsung warga plus beras yang tidak layak tersebSetelah sampai di rumah warga ka dinsos Pati Dr.Mochtar langsung meninjau beras tersebut. Alhasil beras yang di supplay ke masyarakat perlu diperbaiki dan di tingkatkan.

Dr.Mochtar mengatakan" untuk program beras ini kami akan berkunjung ke e warung dan memperingatkan untuk memperbaiki mutu beras yang akan di berikan kepada keluarga penerima manfaat(kpM).

Dr.mochtar juga menjelaskan untuk penyediaan materi supplay bahan sembako yang akan di diberikan kepada penerima bantuan murni pihak e warung yang menunjuk dan tentang mutu juga a warung harus memperhatikan mutu dan kualitas yang setandar peraturan Kemensos. Jangan asal beras atau lauk pauk saja sesuai kebutuhan supplay" tuturnya

Dr.mochtar menambahkan Untuk bulan depan program bantuan akan di tata menurut kebutuhan si penerima jadi e warung harus menempelkan tabel tersebut sehingga menjadi angin segar bagi para penerima bpnt untuk mengambil jatahnya sesuai kebutuhan .misal dari jatah tersebut warga mengurangi jatah pengambilan beras dengan memperbanyak jatah telur atau daging dan sebaliknya .sehingga dengan adanya hal tersebut bisa memenuhi apa yang masyarakat kehendaki dengan tidak dipatok dari e -warung.

Sedangkan untuk e-warung yang masih nekad melanggar ketentuan yang ada akan di tindak berdasarkan peraturan dan bukti pelanggaran yang ada. Tegas ka dinsos pati

Disisi lain masyarakat juga menjelaskan untuk jatah beras yang mereka trima kadang takarannya tidak sesuai ada yang asli 15kg ada yang hanya 12kg ,atau 14 kg .serta untuk lauk pauk seperti daging ada juga yang menerima daging putih atau kotot  yang biala dimasak tetap alot . Dan untuk bandeng atau yang lain juga perlu di koreksi karna banyak yang tidak sesuai takaran.

Menjawab hal tersebut ka dinsos Pati akan menyambangi e-warung yang melakukan praktek tersebut dan akan menindak sesuai peraturan karna e warung telah di berikan kebebasan untuk mengandeng patner yang bisa memasok kebutuhan bpnt di warung tersebut tentunya tidak luput dari pengawasan TKSK setempat.

Bila ada hal hal yang kurang berkenan harap disampaikan karna itu menjadi masukan terbaik untuk pelaksanaan pendistribusian program bantuan agar tepat sasaran dan sesuai dengan jumlah yang telah di berikan dengan harapan bisa membantu masyarakat yang kurang mampu dalam hal meringankan kebutuhan pokok .

Reporter: Aricha

Red: Nurdin

 

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih