30 Jan 2021 - 2045 View
Karo, RedaksiDaerah.com - Pedagang tuak yang menggelar lapaknya di dekat Tugu Kol Kota Berastagi, dianggap meresahkan, dan menganggu hak pejalan kaki, juga di larangnya bekerumun, menghindari Covid-19 , Pihak Kelurahan Gundaling 2 Berastagi di bantu Polmas dan Bhabinkamtibnas serta Karang Taruna Gundaling 2 Berastagi menertipkan Pedagang Tuak tersebut di Jalan Veteran, Depan BPR Pijer Podi, Kelurahan Gundaling 2 Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Sabtu (30/01/21).
Ini demi kepentingan umum, tidak ada niat mehentikan mata pencarian bapak Pedagang Tuak itu, tapi kita sudah peringati dan beri waktu untuk mencari tempat lain jangan menganggu ketertiban umum, kata Hendri Sinukaban, Lurah Kelurahan Gundaling 2 Kecamatan Berastagi.
Hal ini juga di lontarkan Babinsa, Serda Mahadi mengatakan, kita sudah memberi peringatan kepada bapak itu agar tidak berjualan di badan trotoar, apalagi jualan Tuak, masyarakat resah, carilah tempat yang lebih layak.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kelurahan Gundaling 2 Berastagi, Frizky Surbakti mengatakan, "Penertiban ini dilakukan, karena sudah sangat mengganggu dan meresahkan pengguna jalan di Simpang Tugu Kol, tepatnya di depan halaman BPR Pijer Podi Berastagi.
Ini demi kebaikan bersama, dan kita sangat berharap bapak itu mencari tempat yang aman, dan tidak kembali lagi berjualan di sini," katanya yang di amini pengurus Karang Taruna yang lainnya.
Salah satu warga, Risna Wati Ginting mengatakan, "kita sangat bersyukur dengan penertiban ini, karena banyak di situ laki-laki berkumpul sambil menikmati tuak, sehingga untuk lewat kita sangat risih bahkan takut, bisa saja mereka sudah mabuk," ucapnya.
Pantauan media RedaksiDaerah.com dilapangan, penertiban ini tidak ada perlawanan. Kesadaran pedagang dan menyusun barang-barangnya untuk segera beranjak pergi, yang sebelumnya sudah di berikan pencerahan oleh Babinsa, Serda Mahadi dan juga Polmas Gundaling 2, Bripka Andi Yahmo, turut juga hadir mendampingi beberapa Kepala Lingkungan beserta pengurus Karang Taruna.
Reporter : Erianto Perangin Angin
Editor : Lia Hambali
6
2
2
1
2
1