Redaksi Aceh

Sekdes ADD Mariana

Luar Biasa Sepak Terjang Sekretaris Desa ADD Asal Aceh Ini

19 Apr 2022 - 228 View

Sekdes ADD Mariana

AcehTamiang, RedaksiDaerah- Dana desa, yang bersumber dari APBN untuk desa begitu mengeliatkan kegiatan pembangunan desa, serta turut mendongkrak perekonomian masyarakat hingga pelosok desa. Sejalan dengan implementasi Undang-Undang Nomor 6/2014 tentang Desa, lewat penyaluran program dana desa (DD) asal sumber APBN tersebut, tak sedikit desa yang mengimplemantasikannya kepada sisi manfaat terhadap kebutuhan masyarakat desa. 

Seperti di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak Kabupaten Aceh Tamiang. Dana Desa yang diterima dan digunakan untuk terobosan jalan ke perkebunan masyarakat  sebesar Rp 83.183.912 Juta yang bersumber dari APBN tersebut dimanfaatkan untuk  pembangunan terobosan Jalan desa sepanjang lebih kurang 2.000 meter.

Sekretaris Desa (Sekdes) Lubuk Sidup  yang juga menjadi Pj Datok Penghulu, Mariana menuturkan, pembangunan jalan tersebut sudah berlangsung selama seminggu dan diusahakan agar selesai tepat waktu. Namun Sekdes mengakui pembangunan terobos jalan ini agak sedikit terlambat dikarenakan jalan ini baru pertama dibuka dan masih banyak membutuhkan sarana pendukung lainnya yang diluar rencana, karena setelah adanya jalan terobos itu ternyata harus juga dibuat saluran pembuang  turap atau penahan tanah pada bibir jalan sehingga anggaran yang dikeluarkanpun menjadi besar nantinya. Namun demikian warga sangat berterimakasih sekali karena lahan perkebunan yang selama ini menjadi sumber kehidupannya dapat dilalui dengan jalan yang baik. Dengan adanya kegiatan swakelola lewat program Padat Karya Tunai Desa (PKTD),  pembangunan terobosan  jalan tersebut bisa terlaksana dengan baik dan tidak mengurangi volume sesuai yang telah diajukan sebelumnya.

"Kami bersyukur karena warga mau membantu memberikan tenaga dan pikirannya untuk terobasan jalan sehingga  pekerjaan ini dapat diselesaikan nantinya  walaupun agak sedikit terlambat. Peran aktif masyarakat ini sangat kami butuhkan bukan hanya materi akan tetapi juga tenaga dan pemikiran," tuturnya saat ditemui redaksidaerah.com, Senin (18/4/22) di ruang kerjanya.

Mariana mengungkapkan, kegiatan swakelola dengan skema PKTD ini dihimpun sebelumnya pada saat melakukan rapat dengan  masyarakat saat dilaksanakan  musyawarah desa yang lalu dimana salah satu pointnya adalah tentang pemeliharaan jalan sebab dengan kondisi jalan seperti ini bila dimusim penghujan akan berakibat kurang baik bagi jalan tersebut. 

"Untuk itu guna menghindari kerusakan jalan yang ada bukan hanya fisik jalan melainkan bahu jalan yang terdapat longsor di beberapa titik nantinya sehingga jika tidak dilakukan perawatan pada jalan tersebut akan percuma dan cepat rusak dan Alhamdulillah masyarakat sangat memberikan respon yang baik dengan kegiatan ini" ungkapnya.

Dikatakannya, sistem swakelola skema PKTD ini dilakukan semata-mata guna  membangkitkan kepedulian masyarakat agar mau bersama-sama membangun lingkungan dan desanya, karena anggaran yang diberikan pemerintah hanya berupa pendorong saja selebihnya dibutuhkan kerjasama yang baik dengan masyarakat. "Alhamdulillah masih banyak masyarakat yang bisa mengerti untuk swadaya, tidak hanya uang melainkan tenaga dan pikiran,"ucapnya.

Berkat kepiawaian Sang Asa Dambaan Desa (ADD) dengan bekal pengalamannya pada sejumlah kegiatan pemberdayaan dan kegiatan sosial lainnya sosok Mariana terus berbuat demi melanjutkan estafet pemerintahan desa yang diembannya setelah datok penghulu desa Lubuk Sidup sebelumya meninggal dunia beberapa waktu yang lalu.

Semua roda pemerintahan dijalankan dengan sistem musyawarah dan mufakat sehingga apa yang menjadi visi misi desa akan tercapai dengan baik.

Mariana menambahkan, ada beberapa kegiatan yang belum dilaksanakan dari sumber Dana Desa  sesuai yang tertuang dalam APBdes Lubuk Sidup yang telah disusun sebelumnya.

"Walaupun mungkin ada perubahan, biasanya kami akan melakukan musyawarah kembali," jelasnya.

Ditempat terpisah salah seorang warga desa Lubuk Sidup, Ilyas  mengatakan bahwa dengan adanya terobosan jalan ini sangat membantu perekonomian masyarakat karena 80 %  areal kebun masyarakat ada disini dan menjadi sumber penghidupannya.

"Kami sangat berterima kasih sekali telah dibuatkan jalan ini karna akan semakin mudah bagi kami untuk mengeluarkan hasil kebun kami," ucap ilyas

Sekdes ADD menjelaskan, bahwa Desa Lubuk Sidup, memiliki luas wilayah sekitar 2.000 hektar dengan jumlah Penduduk sebanyak 458 jiwa dan 127 Kepala Keluarga. Sementara ini untuk potensi unggulan masih masih pada sektor pertanian dan perkebunan. 

Reporter   : Djasrial

Editor       : Tim Redaksi

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih