30 Apr 2021 - 49 View
SUMBAR|PADANG.Buntut kaburnya delapan narapidana (napi) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan, Lapas kelas IIA Muaro Padang, tingkatkan keamanan serta pengawasan.
Hal itu juga dibuktikan dengan berhasilnya petugas mendeteksi secara dini akan adanya 7 orang napi yang berencana kabur melalui gorong- gorong dibelakang masjid lapas beberapa hari lalu.
“Allhamdullilah kami berhasil mengungkap secara cepat akan adanya tujuh orang tahanan yang berusaha melarikan diri melalui gorong-gorong, ujar Kalapas kelas IIA Padang, Era Wiharto, Jumat (30/4/2021).
Dijelaskan Kalapas Era Wiharto, terkait hal itu pihaknya akan memindahkan ketujuh tahanan yang berusaha kabur itu ke Lapas Kelas I Palembang.
“Kami berencana akan memindahkan ketujuh tahanan itu ke Lapas 1 Palembang. Hal itu bentuk, keseriusan dan koordinasi kami dengan pihak Kemenkumham wilayah Sumbar untuk menindak secara tegas tahanan yang berusaha kabur. Bahkan kami juga berencana memindahkan napi-napi yang menjadi ancaman ketertiban Lapas Muaro Kelas II A Padang ke Lapas Nusakamambangan, ujarnya.
Narapidana yang dipindahkan adalah narapidana dengan kategori pidana, hukuman pidana tinggi, bahkan seumur hidup. Intinya, pemindahan ini adalah wujud komitmen tegas dari Jajaran Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI, juga sebagai bagian upaya deteksi dini terhadap hal-hal yang bisa menjadi ancaman dan gangguan keamanan dan ketertiban di lapas," imbuhnya.
(Koko Rakasiwi)
0
0
0
0
0
0