Redaksi Sumbar

Humas PHR Syamsir menyerahkan dukungan sponsorship kepada Ketua Lembaga Tepak Sirih Muhammad Sarbaini alias Rahmat Pantun untuk penerbitan buku Pesona Riau Dalam Rima di Ujung Tanjung, Rokan Hilir, Jumat (11/9/2026).

Pantun Menjadi Jembatan Budaya, PHR Dukung Rahmat Pantun Terbitkan “Pesona Riau Dalam Rima”

11 Sep 2026 - 13 View

Humas PHR Syamsir menyerahkan dukungan sponsorship kepada Ketua Lembaga Tepak Sirih Muhammad Sarbaini alias Rahmat Pantun untuk penerbitan buku Pesona Riau Dalam Rima di Ujung Tanjung, Rokan Hilir, Jumat (11/9/2026).

ROKAN HILIR, REDAKSIDAEARAH.COM — Pelestarian budaya Melayu Riau kembali menemukan ruang melalui karya literasi. Ketua Lembaga Tepak Sirih, Muhammad Sarbaini, yang dikenal dengan sapaan Rahmat Pantun, mendapat dukungan sponsorship dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk menerbitkan buku kumpulan pantun pariwisata berjudul “Pesona Riau Dalam Rima”.

 

Dukungan tersebut diserahkan Humas Pertamina Hulu Rokan, Syamsir, kepada Rahmat Pantun di Kafe Bit, kawasan Hotel Bit, Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Jumat (11/9/2026), selepas pelaksanaan salat Jumat.

 

Penyerahan dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak kesepakatan antara PHR dan Rahmat Pantun. Bantuan itu diperuntukkan bagi kebutuhan proses percetakan buku sekaligus mendukung pelaksanaan agenda peluncuran karya yang direncanakan berlangsung pada awal 2027.

 

Syamsir menyampaikan, dukungan PHR merupakan bagian dari perhatian perusahaan terhadap berbagai kegiatan positif yang mampu mendorong kreativitas masyarakat, memperkuat budaya literasi, sekaligus menjaga keberadaan kebudayaan lokal di tengah perubahan zaman.

 

Menurutnya, karya-karya yang mengangkat identitas budaya memiliki nilai penting karena tidak hanya menjadi produk literasi, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi dan pengenalan kekayaan daerah kepada generasi muda.

 

Dukungan tersebut diharapkan menjadi energi baru bagi Rahmat Pantun untuk terus berkarya sekaligus mendorong anak-anak muda, khususnya di Kabupaten Rokan Hilir, agar tidak memandang budaya sebagai peninggalan masa lalu semata, melainkan sebagai identitas yang dapat dikembangkan melalui kreativitas dan inovasi.

 

Rahmat Pantun menyambut positif dukungan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada PHR yang dinilainya telah memberikan ruang bagi pengembangan literasi sekaligus pelestarian tradisi pantun sebagai bagian dari kekayaan budaya Melayu Riau.

 

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan PHR dalam pelestarian budaya pantun serta dukungannya kepada kami sebagai penulis,” ujar Rahmat Pantun.

 

Ia menjelaskan, kontrak kesepakatan antara kedua pihak telah ditandatangani. Saat ini, pihaknya menunggu proses pencairan dukungan sebelum memasuki tahapan produksi dan percetakan buku.

 

“Saat ini kontrak kesepakatan sudah ditandatangani, dan kami sedang menunggu proses pencairan dana untuk tahap percetakan,” tambahnya.

 

Angkat Pesona Pariwisata Riau Lewat Pantun

 

Buku “Pesona Riau Dalam Rima” direncanakan terbit sekaligus diluncurkan secara resmi pada awal 2027. Karya tersebut diharapkan menjadi salah satu medium kreatif untuk memperkenalkan potensi pariwisata, kekayaan budaya, serta karakter masyarakat Riau melalui kekuatan bahasa pantun.

 

Bagi Rahmat Pantun, penerbitan buku tersebut bukan sekadar agenda mencetak dan menerbitkan karya. Lebih jauh, buku itu menjadi bagian dari ikhtiar menjaga tradisi agar tetap hidup, berkembang, dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya dalam bentuk yang relevan dengan perkembangan zaman.

 

Ia berharap kolaborasi tersebut menjadi langkah awal bagi tumbuhnya gerakan literasi dan kebudayaan yang lebih luas di Kabupaten Rokan Hilir. Sebab, menurutnya, budaya tidak akan bertahan hanya dengan mengenangnya, tetapi harus terus ditulis, dikembangkan, dipentaskan, dan diperkenalkan kepada generasi baru.

 

“Semoga ini menjadi langkah awal kita bersama untuk terus maju dan memperkenalkan keindahan Riau lewat untaian bait pantun,” pungkasnya.

--------

Reporter: Doni Herdiansyah 

Editor: Doni Hardianssyah

Sumber: Rilis 

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih