Redaksi Sumbar

Kemandirian Produktif Lapas Padang Dalam Peresmian 4 Kegiatan di Lapas Bukittinggi

8 Apr 2021 - 131 View

Bukittinggi, RedaksiDaerah.com - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Padang hadiri Peresmian dan Launching 4 (empat) Kegiatan Lapas Kelas II A Bukittinggi yaitu Rumah Ikan Asap, E-Pas Card menggunakan Brizzi, Pemasyarakatan Telekomunikasi (Pastel), dan Klinik Pratama Lapas Kelas II A Bukittinggi, Sumatera Barat, Kamis (08/04/21).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sumatera Barat Asben Hendri, Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Thurman Saud Marojahan Hutapea mewakili Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Muji Rahardjo, Wakil Wali Kota Bukittinggi Marfendi, DPRD Kota Bukittinggi, Kepala Bank BRI Sumatera Barat, Pimpinan Pratama dan seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sumatera Barat, R.Andika Dwi Prasetya menyatakan bahwa overcapasitas tidak menjadi penghalang bagi lapas/rutan untuk terus produktif dalam berkarya melalui kerjasama dengan berbagai pihak yang mendukung program pembinaan di lapas/rutan.

"Meskipun menampung warga binaan yang sudah over kapasitas, Lapas Kelas II A Bukittinggi telah melakukan hal yang luar biasa dengan kontribusinya dalam ketahanan pangan dan ekonomi melalui berbagai kegiatan pembinaan. Contohnya Rumah Ikan Asap dengan kemampuan produksi hingga 300 kg perharinya yang nantinya juga akan diekspor ke negara tetangga. Apresiasi yang tinggi kepada Kalapas Bukittinggi yang mampu melakukan produktifitas dan pandai memanfaatkan potensi yang ada," ungkap Kakanwil Andika.

Kakanwil juga berharap kepada Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kota untuk mendukung jajaran yang ada di Bukittinggi dan lapas/rutan se-Sumbar bisa mewujudkan tujuan yakni produktifas yang membantu stabilitas ketahanan pangan dan ekonomi.

Selanjutnya, dilakukan penandatangan Nota Kesepahaman antara Kakanwil Kemenkumham Sumbar dengan Gubernur Sumbar, Kepala Kanwil BRI Padang serta dengan PT Al-Ananda selaku mitra kerja dalam menyukseskan program pembinaan di lapas/rutan Kemenkumham Sumatera Barat.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penandatanganan Prasasti Klinik Pratama Lapas Kelas II A Bukittinggi oleh Gubernur Sumbar, didampingi Direktur Binapi Latkerpro, Dirkeswat, Kakanwil dan Kadivpas Kemenkumham Sumbar, serta Kalapas Kelas II A Bukittinggi, serta dilakukan penyerahan secara simbolis E-Card Pas dari Kepala Kanwil BRI Padang kepada Kakanwil Kemenkumham Sumbar yang selanjutnya diserahkan kepada perwakilan WBP Lapas Kelas II A Padang.

Dalam kata sambutannya, Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi, Thurman Saud Marojahan Hutapea, menjelaskan Lapas Kelas IIA Bukittinggi telah melakukan hal yang merupakan harapan pemerintah kepada keluarga besar pemasyarakatan.

"Prokduktifitas yang dilakukan oleh lapas/rutan di Sumatera Barat ini telah menepis pandangan negatif bagi pemasyarakatan bahwa kita tidak menghabiskan uang negara untuk memberi makan warga binaan, namun kita juga berkontribusi dalam ketahanan pangan dan ekonomi melalui produk dan hasil karya warga binaan yang berdaya jual tinggi. Tahun 2020 lalu, kita telah berhasil menyumbang sebanyak 4,5 Milyar rupiah untuk PNBP melalui kegiatan produktifitas oleh warga binaan di lapas/rutan se-Indonesia. Selain itu, dengan adanya E-Card Pas ini telah menjawab tantangan KPK terkait program Bebas Peredaran Uang di dalam blok hunian lapas/rutan," ungkapnya.

Direktur juga berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh Pemerintahan Provinsi dan Kota serta stakeholder yang terlibat dan berharap kegiatan produktifitas di Lapas Kelas II A Bukittinggi dan seluruh lapas/rutan di Sumatera Barat dapat bertahan dan semakin sukses sehingga jajaran pemasyarakatan bisa membekali warga binaan dengan berbagai keterampilan dan keahlian.

Hal ini disambut baik oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Menurutnya, pihaknya siap membantu memasarkan hasil produk dan karya warga binaan.

"Kami akan bersama-sama baik itu pemerintahan Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk mendukung program Kemenkumham Sumatera Barat seperti memasarkan hasil produk dan karya warga binaan serta memberi menyediakan fasilitas yang dibutuhkan," ujarnya.

Ia juga berharap semoga apa yang telah dilakukan dan diberikan Kemenkumham kepada para warga binaan dapat bermanfaat bagi mereka pada saat nanti keluar untuk beraktifitas membuka usaha sehingga tidak kembali lagi ke dalam lapas/rutan.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi ini, Lapas Kelas II A Padang juga menampilkan produk hasil Kemandirian Produktifnya yakni Arkadas Bakery dan Anyaman Lidi Sawit berupa piring, mangkuk dan sapu melalui stand di lingkungan Lapas Kelas II A Bukittinggi.

Kepala Lapas Kelas IIA Padang Era Wiharto tampak memperkenalkan produk hasil karya WBP Lapas Kelas II A Padang ini kepada Direktur Banapi dan Latkerpro, Dirkeswat, dan seluruh pimpinan yang hadir.

"Ini merupakan karya produksi WBP Lapas Kelas II A Padang dan dalam waktu dekat akan segera dibuka coffee shop setelah para warga binaan selesai dilatih di BLK Padang," jelasnya.

Para pimpinan tampak antusias menjajaki satu persatu produksi Lapas Kelas II A Padang.

Selanjutnya, acara peresmian ditutup dengan penampilan tari piring oleh Sanggar Seayun Selangkah.

 

Reporter  :  Koko Rakasiwi

Editor       :  Hendra Putra

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

7

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih