22 Mar 2021 - 117 View
Padang, RedaksiDaerah.com - Kepala Lapas Kelas IIA Padang., Ea Wiharto melakukan peninjauan terhadap kegiatan pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di workshop kegiatan kerja Lapas Kelas IIA Padang, Sumatera Barat, Senin (22/03/21).
Pada kegiatan ini, Kalapas Kelas IIA didampingi oleh Kasubag TU Novri Abbas dan Kaur Kepegawaian dan Keuangan Indra Ismanto.
Era Wiharto selaku Kepala Lapas Kelas IIA Padang memberikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada jajaran kegiatan kerja.
"Sofinaldi selaku kepala seksi bersama Kasubsi Kegiatan Kerja M Fadli dan Kasubsi Sarana Kerja Alfin DJ telah melaksanakan pembinaan kemandirian dan keterampilan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Padang dengan sangat baik," pujinya.
Saat berada di dapur produksi roti, Kalapas beserta rombongan disuguhi roti yang merupakan produksi pertama pabrik roti kegiatan kerja Lapas Kelas IIA Padang.
Selain bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Padang, pabrik roti ini juga merupakan hasil kerjasama antara Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Lapas Kelas IIA Padang dengan Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Padang.
Dalam perencanaannya sesuai dengan arahan Kepala Lapas Kelas IIA Padang Era Wiharto, roti hasil produksi Kegiatan Kerja Lapas Padang ini selain dipasarkan dilingkungan Lapas Kelas IIA Padang, juga akan dipasarkan di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara yang berada didaerah Padang Raya dan sekitarnya.
Setelah mencicipi roti buatan kegiatan kerja, Kalapas Kelas IIA Padang., Era Wiharto menyampaikan bahwa citarasanya tidak kalah dari roti roti buatan pabrik ternama.
"Wuuiihh uueeenak bos, lembut banget, mantap ini" ujarnya.
Terkait dengan produksi roti ini, Era Wiharto selaku Kepala Lapas Kelas IIA Padang menghimbau kepada petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang terlibat dalam kegiatan ini meskipun telah dilakukan pemerikasaan kesehatan agar tetap selalu menjaga kebersihan dan kelayakan sarana dan prasana kegiatan, mulai dari persiapan sampai dengan pendistribusian hasil produksi guna menjaga higienis dan kualitas hasil produksi.
Kalapas Kelas IIA juga menginstruksikan, agar dilakukan percepatan pembangunan coffeshop yang berada dilingkungan Lapas Kelas IIA Padang.
"Pembangunannya harus dipercepat, sehingga hasil produksi kegiatan Bakery dapat segera mengisi PANIBO coffee and barbershop (nama yang diberikan untuk Coffeeshop di Lingkungan Lapas Kelas IIA Padang). Setelah empat orang WBP dan satu orang petugas Lapas Padang selesai mengikuti pelatihan Barista yang dilaksanakan oleh BLK Padang," tegasnya.
Setelah mengunjungi dapur produksi roti, Kalapas juga berkeliling dilingkungan workshop kegiatan kerja Lapas Kelas IIA Padang dan menyaksikan kegiatan yang sedang bejalan seperti Barbershop, Design Interior, pertukangan dan persiapan pembuatan sandal hotel yang merupakan pesanan salah satu hotel ternama di Sumatera Barat.
Kalapas Kelas IIA Padang pada kesempatan ini juga menyampaikan, pentingnya setiap petugas untuk terus berinovasi dan berkarya dengan juga menggali potensi yang ada pada Warga Binaan Pemasyarakatan sehingga keterampilan yang diperolehnya selama menjalani pidana di Lapas Kelas IIA Padang dapat berguna sebagai modal mereka menjalani kehidupan yang lebih baik sehingga bermanfaat bagi keluarga bangsa dan negara sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan.
Reporter : Koko Rakasiwi
Editor : HendraPutra
0
0
0
0
0
0