Redaksi Sumut

Judi Ketangkasan Ikan - Ikan Masih Tetap Marak di Kota Berastagi

19 Apr 2021 - 219 View

Karo, RedaksiDaerah.com - Keresahan masyarakat akan maraknya judi ikan ikan di tanah Karo seolah hanya sebagai angin lalu bagi aparat kepolisian di wilayah tanah Karo. Terbukti dengan masih begitu banyaknya meja ikan ikan yang adalah satu bentuk judi ketangkasan beredar di kedai kedai kopi.

Dimana bentuk judi ikan ikan ini sungguh sangat banyak menyita harta dan kekayaan masyarakat dalam permainan nya. Tidak lah heran jika banyak ibu ibu rumah tangga yang merasa terganggu dengan hadirnya dan keberadaan judi ketangkasan ini, karena para bapak bapak nya sudah sangat kecanduan bermain judi ini, sampai harta benda yang ada pun dapat raib dan lenyap seketika di pertaruhkan di atas meja ikan ikan itu.

Tidak hanya kaum bapak-bapak saja, bahkan para remaja dan pemuda pun sudah turut k canduan dengan hayalan yang di buai oleh alat judi ini.

Contohnya mesin judi ketangkasan ikan-ikan yang berada di kedai kopi arihta Berastagi yang beroperasi siang dan malam dan bahkan pada bulan suci Ramadhan seperti ini pun selalu ramai pemain.

Menurut seorang laki-laki tua yang bermarga Purba yang tidak ingin namanya di publikasikan mengatakan, bahwa judi ikan ikan ini tidak pernah sepi pemain, bahkan selalu ada saja orang yang antri bermain sangkin banyaknya orang yang ingin memainkannya.

Ia juga mengatakan, bahwa keberadaan judi ikan ikan di kedai kopi arihta ini sering di kunjungi oleh aparat juga, entah apa yang mereka bicarakan dengan pengusaha beliau tidak tau jelas, karena mereka bisik bisik, namun jelas ada kerja sama, jika tidak ada kerja sama sudah tentu perjudian itu di tutup, katanya dengan nada setengah emosi.

Sungguh sangat ironis keberadaan judi ikan ikan ini di tanah Karo, seolah olah kebal hukum, judi ikan ikan kedai kopi arihta di berastagi ini, sudah sangat mencoreng Marwah kepolisian Tanah Karo, terlebih lebih telah menodai kesucian bulan ramadhan.

Dimana ketegasan aparat Kepolisian untuk menjaga murninya bulan suci Ramadhan dengan tetap di biarkan nya tetap ber operasi perjudian perjudian seperti di kedai kopi arihta ini..??

Atau apakah benar keterangan kakek bermarga Purba di atas, bahwa ada kerjasama antara aparat dengan pengusaha yang berani membuka perjudian ini secara terang-terangan.

Hal ini perlu di pertanyakan, karena sampai berita ini di buat, meja ikan ikan itu tetap ramai di naikan para pecandu judi tanpa ada tindakan apapun dari aparat kepolisian.

 

Reporter  :  Eva dan Tim

Editor       :  Lia Hambali

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

1

Sedih