Redaksi Sumut

Hampir 8 Bulan Pusat Pasar Berastagi Semak Belukar, Pedagang Ancam Tidak Bayar Cukai

20 Des 2021 - 343 View

Karo, RedaksiDaerah.com - Kondisi atap gedung Pusat Pasar Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, hingga saat saat terlihat sampah dan rerumputan liar berada disana.

Toh, seolah-olah dibiarkan dan alangkah indahnya ini dibersihkan dan dihiasi dengan bunga. Demikian pantauan media Redaksi Daerah.com, Minggu (19/12/20) saat mengelilingi Pusat Pasar Berastagi, Kelurahan Tambak Lau Mulgab II, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Menurut warga sekitar R. Sinuhaji dan D Girsang kepada media Redaksi Daerah.com membenarkan kondisi atap gedung Pusat Pasar Berastagi.

"Betul Bang. Kondisi atap pusat pasar ini sudah lama terjadi. Bahkan, sudah ada jalan 8 bulan. Kondisi ini tidak di bersihkan. Memang beberapa bulan yang lalu sudah pernah dibersihkan didekat kantor Lurah TL Mulgap II sana," ungkap R Sinuhaji.

"Tapi itu pun belum juga dibersihkan semua. Yang diatas kios saya ini tidak pernah sama sekali dibersihkan. Padahal kalau hujan sedikit saja, barang-barang saya ini sudah pasti basah. Apa lagi deras macam dua hari kemarin. Hampir setengah barang dagangan saya ini harus di keluarkan," beber R Sinuhaji yang juga seorang pedagang.

Beda R Sinuraya, beda D Tarigan dan mengaku jika sampah yang berada diatas gedung Pusat Pasar Berastagi tidak diangkut oleh petugas kebersihan. Maka kami tidak membayar kutipan retribusi kios yang dibagi setiap bulan.

"Pokonya kami sederetan kios yang ini, apabila dalam waktu dekat ini tidak juga diangkat tumpukan sampah dan rumput yang diatas atap pusat pasar, kami sudah sepakat untuk tidak bayar retribusi bulanan untuk kios kami ini. Untuk apa di bayar kalau bocor-bocor begini. Sementara kalau mau minta kutipan oleh oknum Dinas Pasar, kami tidak pernah nunggak. Apalagi dengan kios saya ini," ungkapnya.

"Saya setiap bulanya tetap membayar sebesar Rp 60 ribuan setiap bulannya, tapi kondisinya bocor," sebut D Tarigan yang juga seorang pedagang.

Pengurus Karang Taruna juga pernah mengusulkan, agar ini dibersihkan dan akan dibuat bunga di pot-pot agar kelihatan cantik dan terlihat tertata. Kita siap memfasilitasi bunga dan potnya, tapi belum ada izin dari dinas terkait dengan alasan mereka meragukan daya tahan bangunan," ujar Ketua Karang Taruna Kecamatan Berastagi, Premi Sembiring, STP kepada media RedaksiDaerah.com.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo., Edison Karo-Karo saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut melalui pesan WhatsApp, walaupun sudah ceklis 2 tapi Edison tidak menjawab pertanyaan wartawan. Seakan-akan permasalahan pusat pasar Berastagi tersebut tidak berarti bagi Edison.

 

Reporter  :  Erianto Perangin Angin

Editor       :  Lia Hambali

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih