15 Mei 2021 - 584 View
Karo, RedaksiDaerah.com - Disaat merayakan Hari Raya Idul Fitri, hari yang ke II dan sedang asik bercerita, tiba-tiba Bendahara DPD BAIN HAM RI Kabupaten Karo., Dewi Arum Setiawati Br Purba teriak sambil berdiri.
"Gempa... Gempa..." ucap Dewi di Rumah Keluarga Ketua OKK DPD BAIN HAM RI Karo,Perumahan Korpri, Gg Paradeso, Desa Guru Singa, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jum'at (14/02/21) sekira pukul 13.30 WIB.
"Sangat keras sekali terasa bang, saya rasakan dua kali. Mau lari keluar rumah, takut terjatuh, saya dengan spontan megang kursi dengan kuat," ujar Dewi kepada media RedaksiDaerah.com.
Setelah mendapat informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui rekaman seismogramnya, diketahui pusat gempa bumi tersebut berada pada 0.10 LU dan 96.53 BT di laut pada kedalaman 19 Kilo Meter (KM).
Ditarik garis lurus, maka jarak pusat gempa berada pada 141 KM Barat Daya Nias Barat, 151 KM Barat Daya Nias Selatan, 172 KM Barat Daya Nias,455 KM Barat Daya Medan dan 1.339 KM Barat Laut Jakarta.
Siaran Pers BNPB Pusat., Dr Raditya dan Kepala Sub Bidang Direktorat (Kasubdit) Tanggap Darurat BPBD Nias Barat, Hiramo mengatakan, Gempa bumi dengan parameter magnitudo 7,2 tidak berpotensi Tsunami. Tapi guncangan tersebut sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Nias Barat sedang melakukan kaji cepat dan kordinasi dengan instansi dan pihak terkait.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan, BMKG juga mengatakan, gempa Bumi tersebut tidak berpotensi tsunami, dan belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian material.
Reporter : Erianto Perangin Angin
Editor : Lia Hambali
0
0
0
0
0
0