Redaksi Sumbar

Gempa terjadi di koordinat 1.00 LS dan 100.68 BT dengan kedalaman 5 kilometer, menandakan aktivitas sesar aktif lokal.

“Dini Hari yang Bergetar di Solok: Gempa 2,2 SR Getarkan Wilayah Barat Daya”

11 Okt 2025 - 79 View

Gempa terjadi di koordinat 1.00 LS dan 100.68 BT dengan kedalaman 5 kilometer, menandakan aktivitas sesar aktif lokal.

Solok, RedaksiDaerah.com — Guncangan gempa bumi kembali dirasakan di wilayah Sumatera Barat. Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan magnitudo 2,2 terjadi pada Rabu malam, 9 Oktober 2025, sekitar pukul 23.08 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 1.00 Lintang Selatan dan 100.68 Bujur Timur, atau tepatnya di 21 kilometer barat daya Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

 

Menurut keterangan BMKG, gempa tersebut terjadi pada kedalaman dangkal, yakni sekitar 5 kilometer di bawah permukaan tanah. Dengan kedalaman yang relatif dangkal itu, potensi guncangan bisa dirasakan di permukaan meskipun energinya tergolong kecil. BMKG menegaskan, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

 

Sejumlah warga di kawasan Solok Selatan dan sebagian wilayah Solok bagian barat mengaku sempat merasakan getaran ringan selama beberapa detik. Guncangan terasa seperti hentakan singkat yang membuat sebagian warga terkejut, namun tidak sampai menimbulkan kepanikan. Aktivitas masyarakat pun dilaporkan kembali normal tak lama setelah kejadian.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Pemerintah daerah bersama BPBD Kabupaten Solok terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

 

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa gempa tersebut termasuk kategori gempa dangkal yang diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif lokal di wilayah Sumatera Barat. “Jenis gempa seperti ini umum terjadi di zona patahan aktif Sumatera, termasuk di wilayah Solok dan sekitarnya,” ujarnya.

 

BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG, baik melalui aplikasi, situs web, maupun kanal media sosial lembaga tersebut.

 

Sebagai daerah yang berada di jalur patahan aktif Sumatera, wilayah Sumatera Barat memang memiliki tingkat kegempaan yang cukup tinggi. Karena itu, para ahli terus mendorong peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, terutama dalam memahami langkah-langkah mitigasi bencana gempa bumi.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aktivitas tektonik di wilayah barat Pulau Sumatera masih terus berlangsung. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan dapat terus meningkatkan edukasi dan sistem peringatan dini agar risiko bencana dapat diminimalkan di masa mendatang.

 

---

Reporter: Redaksi 

Editor: Fernando Stroom

Uploader: Fernando Stroom 

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih