12 Jan 2021 - 603 View
Karo, RedaksiDaerah.com - Mantan narkoba bukan seharusnya terus di stigma, atau dikucilkan tapi sudah selayaknya kita rangkul, dan berikan bimbingan dan arahan, karena seorang yang sudah ketergantungan narkoba bukanlah seorang panjahat, tapi korban dari narkoba tersebut," ungkap salah satu Relawan Anak Bangsa, Batu Gurukinayan, saat di konfirmasi Media RedaksiDaerah.com, Selasa (12/01/21) di Pusat Rehabilitasi Anak Bangsa Jalan Jamin Ginting No 81 Desa Ketaren, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Pria Kelahiran 20 Juli 1990 ini menambahkan, "Saya adalah seorang mantan pecandu Narkoba yang hari ini dan selanjutnya mencoba aktif dan menjaga pemulihan, mungkin warga di kampung saya belum percaya terhadap saya sepenuhnya, tapi harapan saya pemahaman tentang mantan pemakai narkoba harus lebih di sosialisasikan," ungkapnya.
Warga Desa Pola Tebu, Kecamatan Kutabuluh yang akrab di panggil "Gurky" ini berharap juga ada keseriusan dan perhatian dari Pemerintah tentang mantan-mantan adiksi, karena sebuah daerah yang mau berkembang, harus juga di huni oleh orang-orang yang mau berkembang, dan orang seperti kami ini juga harus di perhatikan, jangan seakan-akan ada pembiaran," ujar Gurki.
Sementara itu Program Maneger Pusat Rehabilitasi Anak Bangsa, Agrifa Sinulingga yang juga sebagai konselor serta pembimbing mengatakan, "Sosok mantan pengguna itu, bila sudah keluar dari masa lalunya, harus juga di beri penguatan-penguatan dan rangkulan, jangan di stigma, dikucilkan serta dibenci.
Ingat, "orang yang ketergantungan narkoba itu tidak bisa sembuh, yang ada pulih, jadi tetap perlu dukungan, rangkulan dan harus di beri penerimaan dan perhatian, baik dari keluarga, lingkungan dan Pemerintah," jelas Agrifa Sinulingga.
Reporter : Erianto Perangin Angin
Editor : Lia Hambali
1
0
0
0
0
0