Redaksi Sumbar

Ibu Yuli mengamuk di kantor Tiki Padang, Jalan Nipah, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa siang (14/12/21) pukul 14.28 WIB. Yuli mengamuk lantaran barang yang dikirim dari tanggal 27 dan 29 November 2021 tak kunjung tiba di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Barang Tak Kunjung Tiba di Kupang, Seorang Ibu Kecewa dengan Tiki Padang

14 Des 2021 - 185 View

Ibu Yuli mengamuk di kantor Tiki Padang, Jalan Nipah, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa siang (14/12/21) pukul 14.28 WIB. Yuli mengamuk lantaran barang yang dikirim dari tanggal 27 dan 29 November 2021 tak kunjung tiba di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Padang, RedaksiDaerah.com - Seorang ibu kecewa lantaran barang yang dikirimkan pada tanggal 27 dan 29 November 2021 melalui Tiki Padang tak kunjung tiba ke Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dimana diketahui, bahwa ibu ini bernama Yuli warga Koto Baru, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat.

Yuli mengakui, bahwa barang yang dikirim pada tanggal 27 dan 29 November belum tiba ditempat tujuan.

Ironisnya, apa yang disampaikan oleh pihak Tiki Padang dan Tiki Kupang tak sesuai dengan Tiki Surabaya.

"Mana ada nama ibu disana. Itu surat jalan yang saya bilang ke ibu. Ibu tak bisa baca surat jalannya, karena itu sistem Tiki yang punya. Jadi yang ngerti cuma orang Tiki bu. Itu nama-nama karyawan Tiki yang proses barang ibu sampai ke Kupang," ucap salah satu karyawan Tiki Padang kepada Yuli melalui WhatsApp dengan nomor 0823885036xx, Kamis (09/12/21) pukul 10.24 WIB.

Jadi perkiraan barang saya sampai jam berapa??, tanya Yuli dan dijawab salah satu karyawan Tiki Padang, "Kita coba pastikan ke Tiki Kupang nya dulu bu. Paketnya sudah bisa dibongkar atau belum, karena posisi nya masih di dermaga 1 pelabuhan bolok Kupang".

Saya pun udah konfirmasikan kepada Tiki Kupang dan mengatakan, bahwa barang ibu belum tiba, ucap Yuli dengan geram.

"Sudah dalam perjalanan dari Surabaya ke Kupang, tapi belum tiba di Kupang. Kami masih monitor terus. Kalau sudah tiba di Kupang, kami akan menghubungi penerima lagi," kata salah satu karyawan Tiki Kupang kepada Yuli melalui WhatsApp dengan nomor 0812365999xx, Kamis (09/12/21) pukul 12.21 WIB.

Tak hanya itu, lanjut Yuli, saya pun udah mengkonfirmasikan juga kepada salah satu karyawan Tiki Surabaya dan mengatakan baik, kami bantu cek barang ibu.

Untuk kiriman tersebut masih di Tiki Surabaya bu, menunggu kuota. Baik, kami maksimalkan, karena produc trc tujuan Kupang minim 100 kg untuk pemberangkatannya dan masih menunggu kuota. Kuota belum mencukupi, ujar salah satu karyawan Tiki Surabaya kepada Yuli melalui WhatsApp dengan nomor 081133844xx, Senin (13/12/21) pukul 12.41 WIB.

Berarti, apa yang disampaikan oleh pihak Tiki Padang dan Tiki Kupang adalah bohong semua. Dan yang benar itu Tiki Surabaya, kata Yuli dengan suara lantang kepada media RedaksiDaerah.com, Selasa (14/12/21).

Barang yang saya kirim pada tanggal 27 November 2021 itu berupa makanan. Sedangkan barang yang saya kirim pada tanggal 29 November 2021 berupa pakaian yang akan diberikan kepada anak yatim di Kota Kupang, terang Yuli dengan kesal.

Saya minta makanan tak bisa dimakan lagi, maka saya minta pihak Tiki untuk mengantinya. Begitu juga dengan pakaian, apabila pakaian ini rusak saya juga minta ganti sama pihak Tiki beserta ongkos kirim, tutup Yuli dengan kecewa kepada Tiki Padang.

Hingga berita ini ditayangkan, media ini berusaha menemui pimpinan Tiki Padang.

 

Reporter  :  Robbie

Editor       :  Hendra Putra

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

2

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih