25 Apr 2022 - 372 View
Karo,RedaksiDaerah.com
Sudah lebih kurang 24 tahun lahan dan pemukiman terdampak air limbah yang sumbernya dari Kota Berastagi tidak kunjung ada solusi penangananya,Warga yang terdampak melakukan aksi damai di jalan dengan membentangkan beberapa spanduk dan melakukan aksi dengan meminta minta tolong,Senin (25/04/2022) di mulai sekira pukul 10.00 Wib di Jalan Jamin Ginting depan Gg Rejeki Desa Rumah Berastagi Kecamatan Berastagi.
Hal ini diungkapkan salah satu perwakilan dari warga,Premi Sembiring,STP kepada Redaksi Daerah.com
Premi menjelaskan kalau saat ini ada sekitar lebih kurang 20 unit rumah tidak lagi bisa ditempati dan ada lahan sekitar 5 hektar sudah terdampak saat ini, bila terus dibiarkan ini akan bertambah dan akan terus melebar."ujarnya.
Masih kata Premi kalau limbah ini berasal dari Kota Berastagi, kita butuh solusi sekarang, lihat air ini tetap tergenang walau sudah tiga hari tidak turun hujan, ini sangat berdampak kasihan masyarakat yang harus meninggalkan rumahnya dan tidak bisa menanami lahannya,ini sungguh miris."Ungkapnya.
Sementara Camat Berastagi,David Cardona,S.Sos,M.I.Kom saat menemui warga yang melakukan aksi mengatakan kalau beberapa hari lalu melalui Pemerintahan Desa, BPD dan Kecamatan melakukan diskusi dengan Bupati dan udah ada beberapa solusi yang didapat, dan kita tunggu, kalaupun kita melakukan aksi seperti ini tidak masalah yang penting jangan menganggu ketertiban umum." Ujarnya.
Sebelumnya juga sudah dikatakan oleh Perwakilan BPD Desa Rumah Berastagi,Iswadi Purba kalau ini sudah pernah dibicarakan dan kita tidak melarang aksi ini tapi tetap menjaga ketertiban umum, karena kita ingin solusi dan keluhan kita cepat ditanggapi kalau pun nanti tidak,nanti kita kembali berembuk dan kita mendatangi Kantor Bupati dan DPRD Karo karena disana memang tempat kita mencari solusi ." Ungkapnya.
Pantauan Media di Jalan Jamin Ginting ini warga berkumpul sambil membentangkan Spanduk yang salah satunya bertuliskan " NANDE MAKA NANDE NANDE INGAN TERTANDAI
TAPI KIRANDU KAMI ANAK TIRINDU
24 TAHUN SUDAH LAHAN KAMI ± 5HA DIJADIKAN TEMPAT PEMBUANGAN AIR LIMBAH
PULUHAN RUMAH TERENDAM AIR TIDAK BISA DITEMPATI" dan ada juga Spanduk bertuliskan Bapak /Ibu Wakil Rakyat Entah Kirandu Kami Sampah
Maka Kam Sinik Juma ras Rumah Kami Ingan Pembuangan Air Limbah Kota Berastagi".
Reporter :Erianto Perangin Angin.
0
0
0
0
0
0