25 Agt 2026 - 8 View
Belu, Redaksidaerah.com – Kedekatan personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad dengan masyarakat kembali membuahkan kepercayaan. Seorang warga Desa Baudaok, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu, secara sukarela menyerahkan satu pucuk senjata rakitan laras panjang beserta 25 butir munisi kaliber 7,62 mm dan 7 butir munisi kaliber 12,7 mm kepada personel Pos Mahen Kompi I Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad.
Penyerahan tersebut berawal dari kegiatan komunikasi sosial dan pembinaan teritorial yang dilakukan personel Pos Mahen dengan membantu warga memperbaiki rumah semi permanen miliknya yang mengalami kerusakan akibat hujan dan angin kencang. Dalam proses interaksi tersebut, terjalin komunikasi yang
semakin dekat hingga warga menyampaikan bahwa dirinya masih menyimpan senjata rakitan dan sejumlah munisi peninggalan almarhum ayahnya yang pernah terlibat dalam konflik tahun 1999. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Pos Mahen melakukan pendekatan secara persuasif hingga akhirnya warga dengan kesadaran sendiri menyatakan keinginannya untuk menyerahkan senjata dan munisi tersebut.
Pada Selasa (25/8/2026) pukul 10.15 WITA, personel Pos Mahen mendatangi kediaman warga untuk memastikan informasi sekaligus membangun komunikasi secara kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan bahwa senjata dan munisi selama ini hanya disimpan dan tidak pernah digunakan.
Ia juga mengaku merasa lega setelah menyerahkannya karena tidak lagi menyimpan benda berbahaya di rumah. Barang tersebut kemudian diamankan oleh personel Pos Mahen dan dilaporkan secara berjenjang kepada Komandan SSK 1 dan Pasi Intel Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed 12 Kostrad untuk penanganan lebih lanjut.
Danpos Mahen Peltu Zainurrachem menyampaikan bahwa penyerahan tersebut merupakan bukti nyata tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Satgas di wilayah perbatasan. “Kami mengedepankan pendekatan yang humanis dan kekeluargaan. Kepercayaan masyarakat adalah kunci dalam menciptakan situasi perbatasan yang aman dan kondusif. Kami mengapresiasi kesadaran warga yang secara sukarela menyerahkan senjata dan munisi tersebut, karena langkah ini turut mencegah potensi penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat maupun keamanan wilayah,” ujarnya.
Melalui kegiatan teritorial yang terus dilakukan, Yonarmed 12 Kostrad berkomitmen untuk tidak hanya menjaga keamanan perbatasan, tetapi juga hadir membantu dan membangun kepercayaan bersama masyarakat.
Editor: Siana
Sumber: Yonarmed 12 Kostrad
0
0
0
0
0
0