23 Sep 2021 - 112 View
Belawan (Sumut) Redaksi Daerah com.
Meski baru seminggu menjabat Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP. Faisal berkomitmen akan memberantas penyakit masyarakat (Pekat) tidak hanya diberantas, namun akan dikikis habis di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, termasuk tawuran yang akhir - akhir ini sering terjadi di Belawan Labuhan.
Masyarakat meminta kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP.Faisal harus berani untuk mengkikis maraknya kemaksiatan seperti alat - alat judi meja tembak ikan dan lokasi beredarnya narkoba jenis sabu. Jika pihak Polres berani mungkin keamanan bisa menjadi kondusif. Warga siap mendukung pemberantasan kemaksiatan penyakit masyarakat, jelas tokoh masyarakat Belawan yang sudah bosan melihat tawuran, dan kapan Belawan sekitarnya Kondusif aman kalau pihak Polres tidak tegas, tambah warga lagi.
Hari ini tawuran terjadi lagi, Kamis (23/09/2021) pukul 17.30 Wib antara Gang 15 Kelurahan Belawan 2 dengan Lorong Stasion Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Belawan Kota Medan (Sumut) .
Sebelumnya pada Minggu (20/9/2021) sore hari di Lorong Papan dan Melati di Jalan Makam Pahlawan Belma Kelurahan Belawan 1. Saat itu AKBP Faisal baru saja upacara pisah sambut .
Dari aksi tawuran antara Gang 15 Kelurahan Belawan 2 dengan Lorong Stasion Kelurahan Belawan 2 seluruh personil Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan turun untuk meredahkan situasi tawuran meski suasana hujan batu dan senjata tajam diseret di Jalan Stasion tidak membuat gentar kedua kubu. Namun petugas dari Dalmas Polres Pelabuhan Belawan menembakan gas air mata, sehingga kedua kubu yang saling serang mundur.
Dari pantauan awak media ini, Kapolsek Belawan, Kompol DJ.Nahaibao terus mendatangi kedua kubu tersebut agar segera bubar, dan kembali kerumah masing - masing .
Atas terjadinya tawuran tersebut tidak ada korban jiwa dan warga yang ditahan. Turunya petugas dari Polres dipimpin Kabag Ops, Kompol Mustafa dan Kasat Intelkam AKP.Sahrial Siregar SH untuk membembantu Polsek Belawan.
Dengan turunnya pasukan Dalmas dari Polres situasi menjadi kondusif serta tidak adanya kerumunan ' kerumunan warga di kedua kelompok yang berseteruh, begitu juga masyarakat yang baru pulang kerja yang sempat berhenti di Jalan Stasion terjebak adanya lemparan batu dan botol untuk berlindung, sudah dapat berjalan pulang kerumah mereka.
Reporter : Jakfar
Editor Lia hambali.
0
0
0
0
0
0