17 Jan 2026 - 294 View
Tanah Datar, RedaksiDaerah.com — Suasana penuh kehangatan bercampur kebanggaan mewarnai Reuni 40 Tahun Alumni SMP Negeri 2 Batusangkar Angkatan Lapan Limo (1985) yang digelar di Kecamatan Lima Kaum. Kegiatan ini tidak sekadar ajang temu kangen lintas dekade, tetapi juga dirangkai dengan tasyakuran atas kenaikan pangkat Marsekal Muda TNI Novla Mirsyah, S.E., M.TR (HAN), yang kini menyandang bintang dua.
Reuni tersebut mengusung tema filosofis Minangkabau, “Manyambuang nan Taputuih, Menyatukan nan Taserak”, yang merefleksikan upaya menyambung kembali silaturahmi yang sempat terputus oleh jarak dan waktu. Tema ini terasa relevan, mengingat para alumni kini telah menyebar di berbagai daerah dengan latar belakang profesi dan pengabdian yang beragam.
Kehadiran Marsekal Muda TNI Novla Mirsyah menjadi magnet utama acara. Di tengah kesibukannya sebagai perwira tinggi TNI AU, ia tetap meluangkan waktu untuk pulang dan berdiri sejajar bersama kawan-kawan lama. Kenaikan pangkat tersebut dipandang sebagai capaian prestisius yang ikut mengharumkan nama SMP Negeri 2 Batusangkar di tingkat nasional.
Namun demikian, di balik kemeriahan acara, terselip kekecewaan dari sebagian alumni. Kegiatan berskala besar yang menghadirkan perwira tinggi TNI itu tidak dihadiri oleh Bupati maupun Wakil Bupati Tanah Datar. Ketidakhadiran pimpinan daerah ini dinilai meninggalkan kesan kurang elok dalam momen yang seharusnya menjadi kebanggaan bersama.
Salah seorang alumni angkatan 1985 yang ditemui wartawan mengungkapkan rasa kecewanya. Ia menilai absennya kepala daerah pada acara resmi tersebut mencerminkan kurangnya perhatian terhadap kegiatan alumni dan putra daerah yang telah berprestasi di level nasional, terlebih acara itu berlangsung di wilayah Kabupaten Tanah Datar sendiri.
Dalam sambutannya, Marsekal Muda TNI Novla Mirsyah menyampaikan penghargaan yang mendalam kepada para guru dan lingkungan sekolah yang telah membentuk karakter serta disiplin dirinya sejak bangku SMP. Ia menegaskan bahwa pencapaian yang diraih hari ini tidak dapat dilepaskan dari peran pendidikan dasar dan nilai-nilai yang ditanamkan sejak dini di Batusangkar.
Ketua panitia reuni menjelaskan bahwa persiapan acara dilakukan dengan semangat gotong royong khas angkatan Lapan Limo. Dukungan moril dan materiil dari para alumni menjadi kunci sukses terselenggaranya reuni 40 tahun yang telah lama dirindukan ini.
Agenda tasyakuran diisi dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain merayakan kenaikan pangkat, momen tersebut juga menjadi ruang refleksi dan nostalgia atas perjalanan panjang para alumni sejak masa sekolah hingga kini menapaki jalan pengabdian masing-masing.
Acara ini turut dihadiri tokoh masyarakat, para guru purnabakti, serta ratusan alumni yang tampil kompak mengenakan atribut angkatan. Interaksi hangat antara Marsekal Muda Novla Mirsyah dan rekan-rekannya menunjukkan bahwa pangkat dan jabatan tidak mengikis persahabatan yang terbangun sejak masa remaja.
Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar, Anton Yondra, S.E., M.M., yang juga merupakan alumni SMP Negeri 2 Batusangkar, tampak hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menegaskan bahwa ikatan almamater masih menjadi ruang perjumpaan lintas profesi dan jabatan, sekaligus simbol keberhasilan pendidikan daerah dalam melahirkan kader-kader strategis.
Pihak sekolah menyampaikan rasa bangga atas capaian para alumni, khususnya Marsekal Muda TNI Novla Mirsyah. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi nyata bagi siswa-siswi SMP Negeri 2 Batusangkar untuk terus bermimpi besar dan berani menempuh jalan pengabdian bagi bangsa dan negara.
Reuni 40 tahun Angkatan Lapan Limo ini kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat komunikasi dan jejaring alumni. Lebih dari sekadar seremoni, pertemuan ini diproyeksikan menjadi titik awal kolaborasi sosial yang lebih konkret demi kemajuan almamater dan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Tanah Datar ke depan.
---
Reporter: Fernando Stroom
Editor: RD TE Sumbar
Sumber: Liputan
1
0
0
0
1
1