Redaksi Sumbar

Petugas gabungan razia ke Cafe 25/55 Karaoke

Tanpa Identitas, 11 Wanita dan 7 Pria Diamankan Oleh Petugas Gabungan di Cafe Karaoke

29 Jan 2021 - 920 View

Petugas gabungan razia ke Cafe 25/55 Karaoke

Padang, RedaksiDaerah.com - Polisi Militer TNI AL (POM AL) kembali menggelar Operasi Yustisi ke beberapa tempat hiburan malam di Kota Padang, Kamis (28/01/21) pukul 22.30 WIB hingga Jum'at (29/01/21) pukul 02.05 WIB.

Operasi Yustisi langsung dipimpin oleh Komandan POM AL Letkol Dodi, SH. Operasi Yustisi ini terdiri dari Jajaran POM AL, POM AD, POM AU, BNN Sumbar, Kesbangpol Padang, Sat Pol PP Padang, Dinas Pariwisata Padang, Dinas Perdagangan Padang dan Propam Polresta Padang.

Tim gabungan ini dibagi menjadi 2 (dua) tim yaitu Tim A dan Tim B. Tim A dan Tim B berangkat dari POM AL sekitar pukul 23.00 WIB. Tim A langsung menuju Damarus Cafe. Usai dari Damarus Karaoke, Tim A menyisir ke Star Night, Denai Cafe dan Resto, Bad and Raw, Cafe 25/55 Karaoke, Berlian Karaoke, Juliet PUB dan Witz Club Axana. Sedang Tim B menyisir Ampidos Karaoke, All Star Karaoke, Fantasi Karaoke, Grande Karaoke, Den Hot Karaoke, MP Karaoke dan Golden Karaoke (Simpang Haru).

Disaat petugas di Cafe 25/55 Karaoke, petugas periksa surat-surat dan petugas menemukan bahwa Cafe ini tidak miliki izin Minol (Minuman Beralkohol) dan 84 (delapan puluh empat) botol minuman diamankan oleh petugas. Begitu juga di Berlian Karaoke, petugas menemukan bahwa Berlian Karaoke ini juga tak miliki izin Minol dan 21 (dua puluh) botol minuman diamakan oleh petugas gabungan.

Tak hanya itu, petugas gabungan juga mengamankan 11 (sebelas) orang wanita tanpa identitas (1 di Ampidos Karaoke, 1 di Fantasi Karaoke, 3 di Grande Karaoke, 3 di Den Hot Karaoke dan 3 di Bad and Raw) dan 7 (tujuh) orang pria (1 di Ampidos Karaoke, 3 di Fantasi Karaoke dan 3 di Bad and Raw).

Petugas amankan puluhan minuman di Cafe 25/55 Karaoke

Dan POM AL Letkol Dodi, SH mengatakan, bahwa Operasi Yustisi di gelar dalam rangka HUT potmal yang ke 75 tahun.

"Sasaran utamanya adalah bagi anggota agar bisa disiplin dan tidak memasuki daerah terlarang. Tidak terlibat dalam prostitusi maupun yang berbaur dengan minuman keras", ucap Letkol Dodi dengan nada keras dan lantang.

Yang ikut serta dalam operasi ini adalah Pemerintah Kota Padang untuk membantu dalam penegakan hukum dan menjadikan Kota Padang yang bebas dari maksiat, prostitusi dan lainnya, jelas Letkol Dodi disaat diwawancarai oleh awak media di Witz Club Axana, Jum'at (29/01/21) sekira pukul 01.30 WIB.

Letkol Dodi berharap, agar kedepannya masyarakat tidak ada yang tidak memiliki indentitas KTP lagi.

Ada beberapa kafe yang tidak memiliki izin Minol, dan harapan kami dalam operasi ini berlanjut tidak ada anggota yang ikut dalam tempat hiburan malam ini, daerah-daerah terlarang dan terlibat dalam kegiatan melanggar hukum, tegas Letkol Dodi sambil mengakhiri.

 

Reporter  :  Topit

Editor       :  Hendra Putra

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

1

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

2

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

1

Sedih