18 Des 2020 - 97 View
Langkat (Sumut) Redaksidaerah,com.
Ditengah Bangsa yang curat marut,demo dimana-mana karena mereka yang merasa tidak sejalan dengan Pemerintahan saat ini slalu mencari celah kesalahan rezim Jokowi. Karena rasa prihatin dengan situasi Bangsa saat ini,maka Mahasiswa STAI JM Langkat Gelar dialog Kebangsaan bersama masyarakat untuk mencegah paham radikal yang mulai terlihat.
Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Jam'iyah Mahmudiyah ( STAI JM ) melaksanakan Dialog Kebangsaan bersama masyarakat agar paham radikalisme tidak berkembang khususnya di Kabupaten Langkat, acara Dialog ini digelar pada Kamis (17/12/2020) dikampus STAI JM Tanjungpura Langkat. Turut hadir dalam kegiatan dialog ini sebagai pemberi materi /nara sumber dari Kapolsek Pangkalan Susu Kecamatan Pangkalan Susu,AKP. ILHAM,S.SoS,
Senat Mahasiswa STAI JM Tanjung Pura, Riza Ansyari,Kepala Desa Pulau Sembilan Pangkalan Susu,Arifin Sum.
Disebutkan Riza ansyari selaku Ketua Senat Mahasiswa STAI JM, bahwa kegiatan tersebut digelar untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan masyarakat bahwa bahayanya radikalisme di jalankan oleh orang - orang yang menginginkan sebuah perubahan dalam sosial maupun Politik di Negara ini dengan cara kekerasan sehingga menimbulkan perpecahan Bangsa ini.
Terkhususnya lagi saat ini dunia sedang dilanda wabah pandemi covid-19, tentu akan menjadi kesempatan bagi para gerakan radikal dalam memanfaatan kondisi untuk mempengaruhi masyarkat.
" Ia, menilai bahwa mahasiswa bisa menjadi sasaran untuk di pengaruhi oleh kalangan paham radikal, namun dalam hal ini kami perlu mengambil langkah di sisi yang berlawanan, bahwa mahasiswa yang kami ajak terjun kepada masyarakat sebagai pelaku yg justru memberi pemahaman kepada masyarakat tentang paham extrim yang bisa memecah belah bangsa tersebut. Sehingga peran mahasiswa bisa sinergi dengan masyarakat untuk menolak radikalisme. "ujar Riza.
Hal senada juga disampaikan oleh Kapolsek Kecamatan Pangkalan Susu dalam hal ini diwakili oleh Bhabinkamtibmas, Bripka Kamberan,
"Ia juga khawatir akan menggangu kondusifitas Diri Indonesia,bukan hanya di kalangan mahasiswa perguruan tinggi atau kampus tapi juga bisa paham tersebut tumbuh mempengaruhi anak sekolah dan masyarakat,ujarnya.
Kegiatan tersebut juga digelar dalam rangka pengabdian pada masayarakat yang dilaksanakan oleh Mahasiswa STAI JM Tanjung Pura dari tan ggal 14 s/d 17 Desember 2020 ,
untuk tujuan dalam artian terwujudnya salah satu implementasi Tri Darma Pengguruan Tinggi yaitu Pengabdian .
Riza juga berharap dengan adanya kegiatan ini, menjadi evaluasi untuk mewaspadai bahayanya paham radikal,"
Semoga dengan kegiatan ini bisa membantu pihak Kepolisian dan Pemerintah dalam menangkal paham radikal,khususnya peran mahasiswa sangat diharapkan dalam menangkal paham radikal,ini " pungkasnya.
Pada acara dialog kebangsaan tersebut digelar diterapkan protokol kesehatan covid-19 dengan ketat, 3 M : memakai masker dan menjaga jarak serta diutamakan mencuci tangan sebelum dimulai.
Reporter :Jakfar
Editor : Lia Hambali.
0
0
0
0
0
0