23 Sep 2021 - 142 View
Redaksidaerah.com, Belawan
Rudi Hartono sebagai komisaris dari PT. Barokah Jaya Logistik gelar aksi demo atas kekecewaannya dalam pelayanan kantor cabang PT Pelindo I Belawan yang dianggap tidak transparan didepan kantor PT. Pelindo I Cabang Belawan Rabu (22/09/2021) pukul 10.00 wib. Aksi demo yang dilakukannya tersebut terkait kapal TB.Drako Enterprise dengan tongkang BG.Drako 2301 berbendera Indonesia /GN 008 seharusnya tiba 20 September 2021 yang diageni pelayaran PT. Barokah Jaya Bahari yang seharusnya rencana sandar 20 September 2021 kemarin. Namun apa yang dialami oleh Rudi Hartono selaku pengguna jasa Pelabuhan Belawan,kapal tersebut tidak dapat izin sandar atau masuk kepelabuhan Belawan didermaga kade 114 ujung baru oleh PT. Pelindo I Cabang Belawan. Tidak diberinya izin oleh pihak PT.Pelindo I Cabang Belawan tersebut Rudi Hartono selaku pengguna jasa pelabuhan telah dirugikan sekitar 5 miliar. Rudi Hartono juga mengatakan dalam orasi aksi demo didepan pintu masuk mengatakan "seluruh dokumen sudah diselesaikan melalui KP Madya Bea Cukaj dengan mengeluarkan NPE dan pihak dari Otorita Pelabuhan Belawan sudah memberikan izin masuk kapal, namun dari pihak PT.Pelindo I Cabang tidak memberikan izin sandar kapal. Pada hal seluruhnya persyaratan sudah oke. Kenapa saat kapal sudah memasuki perairan Belawan lampu I, kapal dilarang masuk kepelabuhan Belawan . Ia sangat kesal atas sikap kerja pihak PT.Pelindo I Cabang Belawan bagaikan pejabatnya "Sampah." ucap Rudi saat orasi diatas mobilnya. Bahkan, sangat kesalnya Ia, sampai membuka baju kemeja putihnya. Dalam aksi orasi tersebut sejumlah Satpam hanya mengawasi dan tidak adanya kemacetan jalan serta aksi tersebut mengundang perhatian para pekerja pelabuhan Belawan. Selama 2 jam lebih aksi yang dilakukan Rudi Hartono dalam menyampaikan orasinya, satu orang pun pejabat dari PT.Pelindo I Cabang Belawan tidak ada yang keluar dari kantor untuk menemui Rudi saat berorasi. Hingga pukul 12,00 wib aksi yang dilakukan Rudi Hartono pun turun dari mobilnya dan mengancam akan ada aksi demo lagi sebelum ada statemen dari PT. Pelindo I Cabang Belawan, karena kapal Tag boat terkatung katung di lampu I dan Ia khawatir keselamatan para anak buah kapal (ABK), karena stok logistik terancam habis. Sementara itu pihak Maneger Umum PT.Pelindo I Cabang Belawan Khairul Ulia saat ditemui awak media di Pelabuhan Penumpang Bandar Deli sekitar pukul 13.30 WIB mengatakan, secara prinsip akan melayani jasa pelabuhan. Dan prihatin pelayanan tidak bisa maksimal. Terkait tentang dari aksi orasi dari PT. Barokah, permohonan yang disampaikan loading peti kemas yang tidak barang eksport, sedangkan lokal tidak melayani lagi peti kemas sesuai dengan persyaratan yang tidak dipenuhi. Disebutkan "Manager Umum lagi, PT. Pelindo I Cabang Belawan melayani fokus non peti kemas. Sementara permohonan loading dari PT.Barokah, kapal permohonan loading barang peti kemas. Di PT.Pelindo I Cabang Belawan seluruh peti kemas sudah dibersihkan. PT Pelindo I Cabang Belawan Fokos Non Peti Kemas, dan Pihak PT. Pelindo I Cabang Belawan sudah menyurati ke PT. Barokah pada tanggal 15 september 2021 pukul 16.00 WIB, jelas Khairul Ulia pada awak media. Dalam surat tersebut pemberitahuan bahwasanya permohonan dari PT. Barokah bisa dilayani.
Reporter : LP Sitinjak/Ilmi Maulida
Editor : Lia Hambali
0
0
0
0
0
0