Redaksi Sumbar

Kapolsek Tanjung Emas Iptu Enditiarman, S.Pd.I., M.A., bersama personel memantau langsung jalannya kegiatan pengukuhan di Istano Silinduang Bulan.

Saat Adat Minangkabau Dikukuhkan, Polisi Hadir di Garis Depan Menjaga Keamanan

10 Agt 2026 - 75 View

Kapolsek Tanjung Emas Iptu Enditiarman, S.Pd.I., M.A., bersama personel memantau langsung jalannya kegiatan pengukuhan di Istano Silinduang Bulan.

Tanah Datar,RedaksiDaerah.com — Pengukuhan Pengurus Limbago Suku Malayu Minangkabau dan Dewan Undang Kesultanan Pagaruyung Darul Qoror di Istano Silinduang Bulan, Minggu (9/8/2026), menjadi momentum penting bagi keberlangsungan adat dan kebudayaan Minangkabau. Di tengah konsentrasi masyarakat dan utusan dari sejumlah daerah, Polsek Tanjung Emas memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

 

Pengamanan tidak sekadar ditempatkan sebagai rutinitas kepolisian. Personel Polsek Tanjung Emas diterjunkan untuk memastikan kegiatan yang melibatkan tokoh adat, masyarakat serta utusan dari enam kabupaten/kota tersebut berjalan tanpa gangguan keamanan maupun potensi gangguan ketertiban.

 

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu mendapat pengamanan langsung dari Kapolsek Tanjung Emas Iptu Enditiarman, S.Pd.I., M.A., bersama Wakapolsek Ipda Irwan Azis dan jajaran personel Polsek Tanjung Emas.

 

Sejumlah personel ditempatkan melalui pola pengamanan terbuka dan tertutup di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan sekaligus memastikan mobilitas peserta dan masyarakat di kawasan Istano Silinduang Bulan tetap berjalan tertib.

 

Kehadiran aparat kepolisian juga diarahkan untuk menciptakan rasa aman bagi peserta pengukuhan. Polisi melakukan pemantauan situasi secara menyeluruh sejak kegiatan dimulai hingga seluruh rangkaian acara berjalan sesuai agenda.

 

Tak hanya mengandalkan pengamanan di lapangan, jajaran Polsek Tanjung Emas membangun koordinasi langsung dengan panitia penyelenggara dan tokoh adat. Komunikasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan setiap perkembangan di lokasi dapat segera diantisipasi.

 

Pesan-pesan Kamtibmas juga disampaikan kepada peserta dan masyarakat yang hadir. Polisi mengajak seluruh pihak menjaga ketertiban, menghormati jalannya prosesi adat serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman selama kegiatan berlangsung.

 

Pengukuhan tersebut turut dihadiri masyarakat serta utusan dari enam kabupaten/kota. Kehadiran lintas daerah itu memperlihatkan besarnya perhatian terhadap keberadaan lembaga adat serta upaya mempertahankan nilai-nilai luhur yang hidup dalam masyarakat Minangkabau.

 

Di tengah arus perubahan zaman, keberadaan lembaga adat memiliki posisi strategis dalam menjaga kesinambungan nilai, norma dan identitas budaya. Karena itu, kegiatan pengukuhan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga bagian dari dinamika kehidupan adat Minangkabau.

 

Kapolsek Tanjung Emas bersama personelnya terus melakukan pemantauan situasi selama kegiatan berlangsung. Perkembangan keamanan di lapangan juga dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan sebagai bagian dari mekanisme pengawasan dan pengendalian kegiatan.

 

Polsek Tanjung Emas menegaskan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman. Sinergi antara kepolisian, panitia, tokoh adat dan masyarakat menjadi kunci agar kegiatan berlangsung tanpa gangguan.

 

Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, lancar dan kondusif. Pengamanan di Istano Silinduang Bulan pun menjadi bukti bahwa pelestarian adat dan budaya dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Reporter: Fernando Stroom 

Editor : RD TE Sumbar 

Sumber: Liputan 

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih