Severity: Warning
Message: unlink(/home/u729339658/domains/redaksidaerah.com/public_html/application/cache/pages_lang1): No such file or directory
Filename: drivers/Cache_file.php
Line Number: 279
Backtrace:
File: /home/u729339658/domains/redaksidaerah.com/public_html/application/helpers/custom_helper.php
Line: 131
Function: get
File: /home/u729339658/domains/redaksidaerah.com/public_html/application/core/Core_Controller.php
Line: 121
Function: get_cached_data
File: /home/u729339658/domains/redaksidaerah.com/public_html/application/controllers/Home_controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/u729339658/domains/redaksidaerah.com/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once
7 Agt 2020 - 546 View
Padangpariaman ( Sumba) Selama ini, BIM dinilai sejumlah pihak agak gersang dari nuansa pariwisata. Suasananya terlalu formal.
Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Novrial menyampaikan bandara menjadi titik awal promosi pariwisata Sumbar.
"Jika bandara kondisinya tak bagus, orang tidak akan tertarik untuk berwisata ke Sumbar," ujar Novrial.
Selain itu bandara merupakan tempat yang tepat untuk melakukan promosi pariwisata memanfaatkan momen penumpang menunggu keberangkatan.
Sekarang, BIM telah berubah dan menjadi tempat promosi pariwisata yang menimbulkan persepsi pertama bagi wisatawan. Ini dibuktikan dengan adanya display stiker dan promosi pariwisata secara visual.
Bahkan di BIM juga ada live music. Fungsi ini menurutnya, perlu dimaksimalkan dengan melibatkan peran pemerintah kabupaten kota.
Terkait Aerocity di kawasan BIM yang di inisiasi oleh EGM AP II, Dinas Pariwisata Sumbar menyambut baik gagasan tersebut. Apalagi ia menyadari selama ini, BIM sangat gersang dari nuansa pariwisata. Padahal, BIM pintu masuk yang bisa merepresentasikan Ranah Minang dengan mempromosikan beragam destinasi wisata.
Dengan alasan itu, Aerocity sangat cocok dikembangkan di Kawasan BIM, terutama untuk menggeliatkan kembali sektor pariwisata yang ada di Sumbar. Apalagi selama ini Sumbar memang mengandalkan destinasi wisata untuk menarik wisatawan domestik maupun dari mancanegara.
"BIM ini perlu dimaksimalkan, makanya sekarang kita mulai berbenah, seperti adanya display sticker, dan promosi wisata visual. Setidaknya kita optimalkan waktu 30 menit memanjakan penumpang yang datang atau pergi di BIM ini," tutupnya.
- Alle-
1
0
0
0
0
0