3 Nov 2020 - 173 View
Medan |Sumut| - Diduga ada kerjasama antara oknum pegawai Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) dengan mafia minyak sehingga mobil tangki Tranportir bermuatan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bebas berkeliaran di Jalan Gabion Belawan, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (03/11/20).
Hal ini terlihat jelas saat Mobil tangki Transportir BK 9367 PH bermuatan 5.000 liter melintas masuk melalui pintu gerbang PPSB yang dijaga oleh salah seorang oknum pegawai menuju Gudang Kelong dan membongkar muatannya kesalah satu kapal yang bersandar di gudang tersebut.
"Mobil tangki Transportir pengangkut BBM jenis solar selalu masuk gudang-gudang digabion ini bukan hal baru walau tanpa ada pengawasan dari pihak PPSB dan kalaupun ada pengawasnya adalah oknum TNI melalui sang pemilik minyak, itupun untuk antisipasi kalau mobil tangki beserta isinya ditangkap oleh pihak Kepolisian", ucap Yudi (48) warga Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan yang sehari-harinya selalu bekerja di Gabion Belawan.
"Mereka masuk melalui pintu gerbang PPSB dan membayar Pas Masuk tanpa ada pengawasan dan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan beserta muatannya dari instansi terkait", lanjutnya.
"Masalahnya di Gabion ini sudah ada APMS yang ditunjuk secara resmi oleh PPSB serta Pertamina untuk penyaluran BBM subsidi jenis solar tapi kenapa masih banyak masuk BBM dari luar dan harusnya setiap BBM yang masuk dari luar wajib memiliki referensi dari pihak PPSB. Yang membuat kita tambah bingung lagi mengapa bisa masuk ke areal PPSB tanpa ada pemeriksaan kelengkapan surat-suratnya dan hanya membayar dengan uang recehan, BBM dari luar bisa masuk seenaknya ke PPSB", tutupnya.
-LP Sitinjak-
0
0
0
0
0
0